Fakhiri secara khusus mengajak generasi muda Papua untuk mengenal dan mencintai budayanya sendiri. Menurutnya, kemajuan teknologi dan modernisasi tidak seharusnya membuat generasi muda kehilangan akar identitas. “Kita harus memastikan modernisasi tidak membuat kita kehilangan jati diri,” tandasnya.
Pesan tersebut menjadi pekerjaan bersama agar FDS tidak berhenti sebagai agenda tahunan. Festival diharapkan terus berkembang menjadi ruang yang mempertemukan budaya, pariwisata dan ekonomi masyarakat, sekaligus menjadi sarana untuk memastikan kekayaan budaya Papua tetap hidup dan diwariskan kepada generasi berikutnya.(dil/wen)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
UPDATE Berita Terbaru Cepos di Saluran https://whatsapp.com/channel/0029VbCNwCXAO7R8KvdYUG3Q
Page: 1 2
Pemerintah Daerah Kabupaten Lanny Jaya secara resmi memulai pelaksanaan Diklat Prajabatan, Pelatihan Dasar (Latsar) CPNS…
Pemerintah Provinsi Papua melalui Dinas Pendidikan setempat mulai membenahi layanan pendidikan khusus menyusul rendahnya indeks…
Massa aksi datang menggunakan dua unit mobil pikap dengan membawa sejumlah atribut, di antaranya…
Rumah Sakit Jiwa (RSJ) Abepura terus mendorong upaya kemandirian bagi Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ)…
Sebanyak 13 calon siswa (casis) yang dikirim melalui Lanud J.A. Dimara Merauke berhasil lolos seleksi…
Ibadah syukur yang berlangsung di Tugu Injil Pesisir Pantai Skouw, Kampung Skouw Yambe, tersebut…