

Area Pasar Pharaa yang tampak semerawut, hal ini diakibatkan lahan parkir dijadikan tempat jualan sementara, Selasa (6/1). (foto:Yohana/Cepos)
SENTANI – Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Jayapura terus melakukan penataan kawasan pasar, khususnya pada gedung-gedung yang sebelumnya terdampak kebakaran pada Desember 2024 lalu.
Kepala Disperindag Kabupaten Jayapura, Theopilus H. Tegai, mengatakan penataan difokuskan pada los-los yang terbakar, terutama Los B, Los C.
Saat ini para pedagang sudah tidak berjualan di area tersebut, namun setelah penataan kembali dilakukan dan pedagang sudah menempati los yang disediakan, maka bangunan sementara akan dibongkar.
“Area yang saat ini dipakai untuk pedagang berjualan adalah area parkir, jadi nantinya ketika pasar sudah kembali direhab, maka area ini akan dikembalikan sebagai lahan parkir. Karena memang peruntukannya khusus untuk parkir,” ujar Theopilus.
Terkait penataan kawasan ke depan, Theopilus menambahkan bahwa rencana penataan lanjutan akan dilakukan pada tahun 2026 ini, tergantung pada ketersediaan anggaran. “Kalau ada anggaran, kita lakukan penataan ditahun ini. Kalau belum, berarti masuk dalam rencana pembangunan. Sampai sekarang palu anggaran memang belum ada,” pungkasnya.
Sementara itu terkait parkiran menurutnya, sejak 30 September lalu pihaknya sudah tidak lagi memungut retribusi parkir di lokasi tersebut. Pengelolaan parkir kini telah dialihkan dan dikelola oleh Angkasa Pura Support.
Page: 1 2
Penolakan diambil setelah daging ayam tersebut terbukti tidak layak konsumsi akibat tingkat cemaran mikroba yang…
Menerima laporan adanya perkelahian antar 2 kelompk warga di Gudang Arang tersebut, Patroli Ramadan langsung…
Menurut Philemon, Papua memiliki potensi sumber daya alam yang besar, terutama di sektor perikanan dan…
Kapolres Jayawijaya melalui Kasat Narkoba Iptu Jan B Saragih, SH, membenarkan adanya penyerahan narkotika yang…
Kepala Sekretariat Komnas HAM RI Perwakilan Papua, Frits Ramandey, mengatakan catatan yang disampaikan berkaitan dengan…
Studi banding ke Raja Ampat dinilai sangat tepat, karena dinilai memiliki banyak kesamaan, baik dari…