Motor-motor hasil curian ini kerap dikumpulkan terlebih dahulu oleh para pelaku, lalu dibawa keluar dari wilayah Jayapura, terutama ke arah pegunungan atau perbatasan untuk dijual atau ditukar dengan narkoba. Ditambahkan, untuk meminimalisir kejadian pencurian dan membantu petugas kepolisian mengungkapkan pelaku pencurian.
Salah satu tantangan besar dalam pengungkapan kasus ini adalah minimnya saksi dan tidak tersedianya rekaman CCTV di lokasi kejadian. Banyak warga yang menyaksikan kejadian pun enggan menjadi saksi resmi.
“Rekaman CCTV sangat penting dalam penyelidikan. Sayangnya, sebagian besar lokasi tempat kejadian tidak memiliki kamera pengawas. Kami imbau warga agar memarkir kendaraan di tempat yang mudah diawasi atau terjangkau CCTV,” katanya.(dil/wen)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Page: 1 2
Pengadilan Militer III-19 Jayapura sebagai salah satu penyelenggara peradilan di tingkat pertama mempunyai tugas untuk…
Kepala Kejaksaan Negeri Merauke Dr. Paris Manalu, SH, MH, didampingi Kepala Seksi Pemulihan Aset Arief…
Saat ini, Pemerintah Kota Jayapura telah melantik sebanyak 26 pimpinan OPD sebagai pejabat definitif. Namun…
Plt Kepala PELNI Cabang Merauke Sandi mengungkapkan, KM Tatamailau yang tiba dan sandar di Dermaga…
Untuk itu, Rustan Saru meminta Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Jayapura agar segera melakukan evaluasi menyeluruh…
Ketua Panitia Pelaksana Soleman Jambormias didampingi Wakil Ketua dan Sekretaris Panitia kepada wartawan mengungkapkan, Sidang…