“Saya minta di setiap kampung bisa membuat sesuatu yang berbeda dengan tempat lain, supaya kampung tersebut bisa menjadi terkenal dan dikenal. Contohnya saja di Kabupaten Keerom terkenal hasil produksi pertanian, kebutuhan kita seperti cabai, sayur sayuran, buah buahan kita datangkan dari sana, coba di Kabupaten Jayapura ada hasil produksi yang berbeda apakah jagung, padi, coklat, kopi dan lainnya pasti bisa terkenal,”pintanya.
Ditambahkan, setiap kampung yang memiliki Bumkam harus ada inovasi cerdas, terkemuka, jangan lengah dengan kondisi yang ada, tetap berpacu dengan kemajuan zaman dan kembangkan setiap potensi yang ada di masing masing kampung, jangan hanya selalu mengandalkan bantuan pemerintah.(dil/ary)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Page: 1 2
Perayaan HUT Ikatan Guru Taman Kanak-Kanak Indonesia Persatuan Guru Republik Indonesia (IGTKI-PGRI) ke-76 yang dipusatkan…
Dalam seruan tersebut, KWI menilai situasi sosial di Indonesia menunjukkan adanya luka sosial yang semakin…
Setelah dipalang aktivitas pelayanan Kantor Distrik Sentani untuk sementara dipindahkan ke Kantor Kelurahan Hinekombhe. Hal…
Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Ribka Haluk mendorong percepatan pelaksanaan sensus orang asli Papua (OAP)…
Vonis yang dijatuhkan Hakim Tunggal Bakti Maulana tersebut lebih berat dibanding dengan tuntutan Jaksa Penuntut…
Kasus pembunuhan terhadap pendulang emas di tanah Papua kembali terjadi dan dinilai sebagai peristiwa berulang…