

Suasana pemilihan Rektor baru Universitas Yapis Papua (Uniyap), di Aula Prof. Soedarto, Uniyap Kamis (4/7) kemarin. (Foto Jimi cepos)
JAYAPURA -Setelah melewati berbagai rangkaian kegiatan mulai dari penjaringan, penyaringan hingga pemilihan. Universitas Yapis Papua (Uniyap) akhirnya telah memiliki rektor baru pada, Kamis (4/7) di Aula Prof. Soedarto L. 7 Universitas Yapis Papua (Uniyap).
Dr. Ir. Didik. S.S. Mabui, ST, MT, terpilih menjadi Rektor baru Universitas Yapis Papua (Uniyap) periode 2024-2028. Dr. Ir. Didik setelah memperoleh suara terbanyak dan mengungguli dua kandidat lainnya, yakni Dr. Jayanti Puspitaningrum, SH, MH, M.Kn. dan Dr. Abdul Rasyid, S.Pd, SE, M.Si.
Berdasarkan rekapitulasi suara total mencapai 21 suara. Dr. Ir. Didik unggul dengan 12 suara, disusul Dr. Abdul Rasyid memperoleh 6 suara, dan Dr. Jayanti 0 suara, sementara tiga suara lainnya tidak memilih atau yang bersangkutan tidak hadir. Perose pemilihan itu dipimpin oleh, Ketua Senat, Dr. Suwito, SH, MH.
Sekretaris Umum Yapis Papua, H. Heri Wahyudianto, SE, MM, berharap dari hasil tersebut dapat diterima oleh 18 orang aktivitas senat yang hadir dari jumlah keseluruhan 21 orang.
“Semuanya bisa menerima dengan penghitungan sebagaimana yang kita lihat bersama,” kata Heri kepada Cenderawasih Pos, Kamis (4/7) kemarin.
Dia berharap dengan regenerasi rektor yang baru ini bisa membawa Yapis yang lebih unggul, gemilang dan bisa mengikuti perkembangan dan perubahan kemajuan teknologi sekarang ini.
“Saya yakin rektor terpilih akan didukung oleh semua senat dan para dekan fakultas, Insya Allah akan menjadikan universitas yang profesional. Dan dalam internal mengkolidasikan sehingga hubungan antara kompotisi bisa harmonis dan membawa Yapis menjadi perguruan tinggi yang bagus di wilayah timur Indonesia,” jelasnya.
Page: 1 2
Namun, Neeltje bukan sekadar anggota Paskibraka. Pada puncak peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia…
Pesan tersebut disampaikan Deputi Bidang Penjaminan Mutu Pengembangan Kapasitas dan Pembelajaran ASN Lembaga Administrasi…
“Saat datang, Mendagri kasih waktu pengerjaan dua minggu dan paling lambat satu bulan. Namun…
Wakil Wali Kota Jayapura, Rustan Saru, bersama Ketua Yayasan Jantung Indonesia (YJI) Provinsi Papua, Susana…
Menurutnya, perhatian khusus perlu diberikan kepada OPD yang menjalankan pelayanan publik secara langsung. “Program-program…
Anggota DPRK Kota Jayapura, Barend Bartolomeus Taniauw atau akrab disapa Barto, mendorong Pemerintah Kota Jayapura…