

Suasana coffee morning yang digelar Anggota DPR Papua, dengan tema "Miras dan Narkoba musuh bersama dalam merajut Kamtibmas di Kabupaten Jayapura, Sabtu (4/5) kemarin.Yohana/Cepos
SENTANI – Terkait dengan berbagai kasus kriminal di Kabupaten Jayapura yang mana dipicu oleh minuman keras, DPR Papua mengadakan coffee morning denga melibatkan Forkompinda, Pemerintah Kabupaten Jayapura, Tokoh Adat, Masyarakat, Perempuan dan Tokoh Pemuda, untuk membahas terkait penegakan miras dan narkoba di Kabupaten Jayapura.
Wakil Bupati Jayapura, Haris Yocku, menjelaskan terkait dengan Coffee Morning yang pembahasannya adalah Narkoba dan Miras oleh anggota DPR Papua, merupakan hal yang sedang diupayakan Bupati Jayapura, dan pihaknya sangat mendukung, upaya pemberantasan narkoba dan miras termasuk lem Aibon di Kabupaten Jayapura.
“Dari banyak perbincangan yang dilakukan, ada perda yang sudah dibuat oleh pejabat sebelumnya, dan masih ada tarik ulur antara diberhentikan, dan ditertibkan, bahkan saya sudah mendapat surat pernyataan dari semua pihak baik itu tokoh adat, agama, pemuda, perempuan yang hadir dalam pembahasan coffee morning ini, untuk menertibkan Perda Miras di Kabupaten Jayapura,” katanya kepada Cenderawasih Pos, Sabtu (3/5) kemarin.
Diakuinya, Ini adalah langkah yang baik, dan pihaknya akan berkoordinasi dengan Bupati Jayapura terkait larangan miras di Kabupaten Jayapura.
Telah diketahui bahwa beberapa waktu lalu Bupati Jayapura sudah menyatakan bahwa dirinya akan memberantas miras hingga ke rumah-rumah warga setelah tim Satpol-PP terbentuk. “Saya sudah sampaikan bahwa, Satpol-PP sudah terbentuk, otomatis tinggal di jalan saja. Tinggal kita lihat penerapan dilapangan seperti apa,” terangnya.
Lanjut Haris Yocku, tinggal menunggu tidak lanjutnya, apakah kedepannya teman-teman Satpol-PP akan bekerja sama dengan pihak keamanan, dan pihak-pihak lainnya untuk memberantas miras di Kabupaten Jayapura sesuai dengan instruksi Bupati Jayapura.
“Apa yang disampaikan oleh Bupati wajib hukumnya kami semua harus menaati, segala kajian-kajian atau masukan yang diberikan merupakan proses yang sedang berjalan, intinya Perda pelarangan miras dan Perda pengendalian miras akan dijalankan,” tambahnya.
Page: 1 2
Aksi pencurian dengan kekerasan kembali terjadi di Jayawijaya kembali terjadi. Kali ini tepatnya di Kampung…
Saat di RSUD Merauke tersebut, para direktur utama rumah sakit tersebut didampingi Kepala Dinas Kesehatan…
Dalam pernyataan resmi yang dikeluarkan BMKG, sejak pukul 13.00 WIT, hujan dengan intensitas sedang hingga…
Tak hanya di tingkat OPD, rendahnya partisipasi juga terjadi di jajaran wilayah. Dari lima kepala…
Penangguhan ini memicu kekhawatiran atas keberlangsungan distribusi nutrisi bagi masyarakat di wilayah tersebut. Krisis operasional…
Bisakah Persipura menjawab dahaga publik yang sudah empat tahun menunggu agar bisa tampil di kancah…