

Yusuf Yambe Yabdi (foto:Yohana/Cepos)
SENTANI – Menanggapi sorotan DPRK Jayapura terkait lemahnya pengawasan penyalahgunaan narkotika di lingkungan sekolah, Plt. Sekda Kabupaten Jayapura, Yusuf Yambe Yabdi, menegaskan pentingnya sinergi antara pendidikan formal dan pembinaan nilai-nilai agama dalam membentuk karakter generasi muda.
Menurutnya, pola hidup benar dan pola hidup baik harus berjalan beriringan. Sekolah berperan mengajarkan pola hidup baik, sementara gereja, masjid, dan lembaga keagamaan lainnya mengajarkan nilai kebenaran. Kedua aspek ini, tidak dapat dipisahkan.
“Kita tidak hanya bicara Dinas Pendidikan, tetapi juga kementerian agama dan lembaga-lembaga agama di Kabupaten Jayapura harus punya program yang sama untuk disampaikan kepada semua gereja, masjid, dan agama-agama lainnya. Tujuannya agar generasi muda diajarkan hidup benar,” ujarnya, Senin (1/12).
Yusuf menambahkan, pendidikan di sekolah memiliki ruang dan waktu yang terbatas. Kurikulum memang menyentuh isu kesehatan seperti dampak alkohol, namun belum optimal dalam memberikan pemahaman mendalam terkait bahaya narkotika maupun alkohol.
Page: 1 2
Kepala SMA Negeri 1 Sentani, Kelasina Yanggroseray, meminta para orang tua siswa memahami keterbatasan daya…
Sidak tersebut dilakukan untuk memastikan pasokan bahan pokok, khususnya minyak goreng merek Minyakita dan beras,…
Plt Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Jayawijaya Rudy Aibesa, S.K.M menyatakan kasus pembongkaran dan pengerusakan puskesmas…
Pelaksana Tugas (Plt) Sekretaris Daerah Kota Jayapura, Muchlis Karim, menjelaskan bahwa kegiatan nasional tersebut merupakan…
Pemerintah Kabupaten Tolikara melalui Dinas Pendidikan dan Perpustakaan terus menunjukkan komitmennya dalam membangun sumber daya…
Wali Kota Jayapura, Dr. Abisai Rollo, menghadiri acara kelulusan siswa Sekolah Jenius yang berlangsung di…