

SENTANI-Selama kurang lebih 10 bulan, terhitung mulai dari Januari sampai Oktober 2019, Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Jayapura telah melakukan rehabilitasi terhadap 25 pengguna narkoba.
Kepala BNN Kabupaten Jayapura, Arianto, melalui Kepala Seksi Rehabilitasi, Yulius Panggau, menjelaskan, pihaknya telah melakukan rehabilitasi terhadap 25 pecandu atau pengguna narkoba di Klinik BNN Kabupaten Jayapura.
“Yang rehabilitasi rawat jalan sampai saat ini sudah mencapai 25 pengguna narkoba,”jelasnya kepada Cenderawasih Pos di ruang kerjanya, Kamis (31/10).
Tidak hanya dilakukan rehabilitasi jalan di Klinik BNN Kabupaten Jayapura, menurut Yulius, ada beberapa yang terpaksa dirujuk ke tempat rehabilitasi, karena kondisinya sudah semakin parah.
“Ada 4 orang yang kami rujuk, masing-masing dirujuk ke Balai Rehabilitasi Badola di Makassar dan Balai Besar Rehabilitasi Lido di Bogor serta ada yang direhabilitasi di Rumah Sakit (RS) Jiwa di Abepura,” ucapnya.
Yulius mengatakan dari 25 orang pengguna narkoba yang dilakukan rehabilitasi jalan di Klinik BNN Jayapura maupun 4 orang pengguna yang dirujuk ke Balai Rehabilitasi ini kebanyakan masih berusia produktif atau tergolong masih muda.
“Mereka ini kebanyakan terkena kasus narkoba jenis ganja dan kebanyakan anak sekolah, karena rata-rata masih berusia 15-19 tahun,” katanya. (bet/tho)
Akar dari permasalahan ini dibongkar oleh Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Tito Karnavian. Dalam Rapat Kerja…
Kepala Rumah Sakit Bhayangkara Jayapura, Kombes Pol Rommy Sebastian, menjelaskan bahwa korban selamat bernama Agnes…
Di berbagai wilayah Papua, tantangan pendidikan masih menjadi perhatian, mulai dari keterbatasan akses pendidikan tinggi…
Dikatakan, untuk LPG 12 kg dijual dengan harga Rp 410.000. Sementara untuk LPG ukuran 5,5…
Media sosial Rabu (10/6) siang kemarin dihebohkan dengan beredarnya sebuah video yang memperlihatkan dugaan menu…
Pejabat Sementara Kasubdit Patroli Polairud Polda Papua, AKP Wilston Latuasan, menegaskan bahwa menjaga kelestarian ekosistem…