Categories: SENTANI

Permintaan Bibit Pinang dan Buah-buahan di Kertosari Masih Tinggi

SENTANI-Permintaan bibit pinang, buah-buahan maupun tanaman hias di Kabupaten Jayapura khususnya di daerah Kertosari, Distrik Waibu, Kabupaten Jayapura masih cukup tinggi.

Said selaku penjual bibit pinang, bibit buah-buahan dan tanaman hias di Kertosari mengatakan, permintaan bibit pinang sampai saat ini masih tinggi. Baik itu untuk pengadaan dari pemerintah maupun masyarakat yang membeli sendiri dan ditanam di lahannya.

Tidak hanya bibit pinang saja, namun bibit buah- buahan juga banyak seperti  buah rambutan binjai, duku, alpukat, pete, jengkol, mangga dan durian. Karena saat ini menanam buah- buahan sudah digemari masyarakat karena mudah dan waktu tanam hingga berbuah juga tidak lama.  Hanya membutuhkan waktu 2 tahun atau 3 tahun sudah buah karena bibit yang dijual dari bibit cangkok, stek sehingga waktu tunggu dan berbuah tidak lama.

“Untuk bibit buah-buahan dan pinang saya selalu ada,  karena saya punya  pohon sendiri lalu saya buat jadi stek dan cangkok jadi dipastikan bisa berbuah cepat,”ujarnya, Senin (29/5)kemarin.

Said mengaku, dalam membuat bibit buah- buahan dan pinang tidak ada masalah karena semua yang dibutuhkan ada baik itu polibag, tanah yang subur maupun pupuk. Hanya tinggal perawatan saja.

Untuk harga yang  ditawarkan bervariasi tergantung jenis bibitnya dan ukurannya seperti bibit buah alpukat ada yang  harga Rp 75 ribu, bibit rambutan Rp 70 ribu, bibit cempedak Rp 75 ribu dan bibit pinang Rp 50 ribu. Ada harga yang lebih mahal lagi jika pembelinya mau beli yang sudah mau berbuah dan batangnya sudah besar.

Menurutnya, pemesanan bibit buah maupun pinang di tempatnya sudah dibeli pengunjung dari berbagai daerah di Papua karena harganya lebih murah.  Said mengaku dalam membuat bibit dilakukan langsung dari pohonnya. Beda dengan penjual bibit lainnya karena di tempat usahanya sudah banyak pohon buah-buahan yang sudah bisa dijadikan untuk pembibitan sehingga  harga bisa jauh lebih murah dibanding datangkan dari Jawa.(dil/ary)

newsportal

Recent Posts

Kondisi Fiskal Papua Makin Berat Pasca Pembentukan DOB

Fakhiri menegaskan, penguatan regulasi Otonomi Khusus menjadi penting agar pembangunan di Papua tetap berjalan meski…

7 hours ago

Akhirnya Tiga Warga Australia Dimejahijaukan

Ketiga terdakwa tersebut yakni J. Victor Davis yang merupakan pilot dari  pesawat Piper PA 23-250…

8 hours ago

Sebagian Pelaku dari Luar, Mabes Polri Turun Tangan

Penanganan kasus kerusuhan usai laga Persipura Vs Adhyaksa di Stadion Lukas Enembe, menemukan fakta baru.…

9 hours ago

Tak Hanya Sedih Motor dan Mobil Terbakar, Tapi Juga Beri Dampak Traumatis

Selasa (12/5) pagi kemarin, layanan posko pengaduan masyarakat di Polres Jayapura terlihat sudah didatangi masyarakat…

10 hours ago

Pulau Kimaam Tak Boleh Dikorek Untuk PSN

Dimana pihak perusahaan telah mendapatkan izin operasional dari pemerintah pusat. Tinggal langkah terakhir yaitu meminta…

11 hours ago

Dari Retorika Kebijakan Menuju Aksi Teknis

Pertemuan ini bukan sekadar seremoni. Ini adalah upaya krusial untuk mengkalibrasi ulang implementasi Otonomi Khusus…

12 hours ago