

Tampak Danau Sentani yang begitu indah namun belum dikelola dengan baik untuk obyek wisata dan belum bisa menyumbang PAD untuk Kabupaten Jayapura secara optimal, Jumat (19/5). (FOTO:Priyadi/Cepos)
SENTANI-Kepala Badan Pengelolaan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Jayapura, Edi Susanto mengatakan, sampai saat ini sumbangan PAD Kabupaten Jayapura di sektor pariwisata masih rendah. Termasuk dalam pemanfatan kapal wisata di Danau Sentani.
” Sumber PAD di Kabupaten Jayapura masih rendah di sektor pariwisata, karena rata-rata masih di kelola pemilik hak ulayat, jadi Pemkab Jayapura melalui OPD teknis harus bisa mengelolanya dengan baik supaya Pemkab juga bisa mendapatkan PAD,”ungkapnya.
Edi menerangkan, potensi wisata di Danau Sentani saat ini masih didominasi pemanfaatan keramba ikan dan rumah makan apung, namun untuk pemanfaatan kapal wisata yang dikelola pihak ketiga belum optimal juga.
Oleh karena itu, Edi berharap Danau Sentani bisa dimanfaatkan secara optimal menjadi salah satu obyek wisata air yang bisa memberikan manfaat bagi Pemkab Jayapura, sehingga pengelolaannya harus dioptimalkan, karena jika tidak dimanfaatkan, maka potensi PAD hilang begitu saja, padahal obyek wisata di Kabupaten Jayapura begitu besar.(dil/ary)
Mofu mengungkapkan bahwa HONAI dibentuk sebagai ruang bersama untuk menjawab berbagai persoalan kemanusiaan, terutama…
Menurutnya, setiap penggunaan tanah masyarakat adat untuk kepentingan umum seharusnya telah melalui proses yang…
Direktur Reserse Kriminal Umum (Dirkrimum) Polda Papua, Kombes Pol Parasian H. Gultom, mengungkapkan bahwa…
Pertemuan yang dikemas dalam bentuk sidang pleno ini menjadi momentum penting untuk merumuskan agenda…
Penjabat Sekretaris Daerah Papua Christian Sohilait, mengatakan penertiban kendaraan dinas dilakukan karena masih terdapat…
Rustan meminta seluruh warga terdampak, khususnya para pengungsi, untuk tetap bersabar sembari pemerintah mematangkan…