Pihak aparat kampung bersama Babinsa dan anggota Polsek Tor Atas telah melakukan pemantauan langsung di lokasi dan mengimbau warga agar tetap waspada mengingat potensi hujan masih tinggi dalam beberapa hari ke depan.
Sementara itu, Niken, salah seorang warga yang tinggal di Distrik Sarmi mengaku was-was setelah adanya gempa cukup besar di Kabupaten Sarmi, sejak Kamis (16/10) lalu.
” Sejak gempa minggu lalu, tiap hari selalu ada gempa yang lumayan besar, agak khawatir saja. Gempa yang besar memang saat hari Kamis kemarin,” ungkapnya. Dan Hari ini (Minggu) ada gempa lagi yang cukup besar,” ungkapnya.
Ketika ditanya apakah sempat mengungsi, Ibu rumah tangga itu mengaku untuk sementara tidak mengungsi, tapi cukup berjaga-jaga saja. “Ya, mudah-mudahan gempa tidak ada gempa lagi,” katanya.
Informasi yang dihimpun koran ini dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melaporkan gempa dengan kekuatan magnitudo (M) 5,1 mengguncang Pantai Utara Sarmi, Papua, pada Minggu (19/10) pukul 09.52.35 WIB atau pukul 11.52.35 WIT.
Berdasarkan keputusan tersebut, Kabupaten Keerom menerima alokasi dana dengan rincian Tambahan DAU Rp 67.250.912.000, penyaluran…
Kegiatan ini menjadi informasi dan bukti nyata, apa yang selama ini telah dikerjakan pemerintah daerah,…
Suara dentuman meriam simulasi dan letupan gas air mata memecah keheningan Mimika, Papua Tengah. Di…
Direktur LBH Papua, Festus, mengatakan kasus tersebut tidak semestinya hanya dipandang sebagai persoalan teknis…
Lima pasien anak yang sebelumnya menjalani perawatan setelah diduga mengalami keracunan usai mengonsumsi menu Makan…
Bayang-bayang tapal batas yang membentang di tanah Papua tak mampu memagari jejak Ben Alois Natkime.…