

NELAYAN_Sejumlah nelayan di Pantai Hamadi saat istirahat usai menangkap ikan, pekan kemarin. Menghadapi perubahan iklim dengan peningkatan intensitas hujan, diharapkan masayarakat waspada bencana, termasuk potensi gelombang tinggi di laut. (foto:Gamel/Cepos)
JAYAPURA-Berdasarkan prakiraan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), wilayah Jayapura akan mengalami peningkatan intensitas hujan pada periode Oktober hingga Desember 2025, yang berpotensi menimbulkan banjir, tanah longsor, dan genangan air di sejumlah titik rawan. Termasuk potensi naiknya gelombang laut di laut utara Jayapura.
Oleh karena itu, memasuki musim penghujan, Wakil Wali Kota Jayapura, Rustan Saru mengimbau seluruh masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bencana yang dapat terjadi akibat tingginya curah hujan.
Rustan Saru menegaskan bahwa masyarakat, khususnya yang tinggal di kawasan rawan banjir, lereng perbukitan, serta lorong-lorong sempit, diminta untuk lebih waspada dan menjaga kebersihan lingkungan sekitar.
“Kita sudah memasuki bulan Oktober, November, dan Desember di mana curah hujan mulai meningkat. Kepada warga yang tinggal di daerah rawan banjir atau di lereng-lereng bukit, harap berhati-hati dan tetap menjaga kebersihan lingkungan. Jangan biarkan sampah menumpuk karena itu bisa menghambat aliran air dan menyebabkan banjir,” ujar Wakil Wali Kota usai kegiatan di Jayapura, Jumat (17/10).
Page: 1 2
Menurutnya, kebijakan tersebut diambil sebagai bagian dari upaya menjaga keseimbangan fiskal daerah, mengingat beban belanja…
Kabar terkait keberadaan ikan sapu-sapu atau Hypostomus plecostomus yang ditemukan di Danau Sentani sempat membuat…
Ia merinci, kebutuhan tenaga ATLM di masing-masing wilayah cukup tinggi. Papua Pegunungan menjadi daerah dengan…
Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) tak lagi dipandang sebagai tempat akhir dari perjalanan hidup seseorang, melainkan sebuah…
Wali Kota Jayapura, Abisai Rollo, menegaskan komitmennya dalam memberantas praktik pungutan liar (pungli) di lingkungan…
Kasubdit IV Tipidter Polda Papua, Kompol Agus Ferinando Pombos, menegaskan bahwa pihaknya tidak akan mentolerir…