

Sejumlah rumah warga di Kampung Safron Tane, Distrik Tor Atas, terendam banjir akibat luapan Kali Safron, Minggu (19/10). (CEPOS/Vicky Ambani)
Hingga Minggu, BMKG Catat Ada 120 Kali Gempa Susulan
SARMI– Selain gempa bumi 6,6 magnitudo yang melanda Kabupaten Sarmi pada pekan lalu, musibah banjir juga melanda Kampung Safron Tane Distrik Tor Atas pada Minggu (19/10). Banjir yang membuat rumah warga terendam itu akibat dari curah hujan yang cukup tinggi serta membuat Kali Safron, Distrik Tor Atas, meluap.
Warga yang tinggal di bantaran kali terpaksa memindahkan barang-barang berharga ke tempat lebih tinggi untuk menghindari kerusakan akibat air yang semakin naik.
Menurut keterangan warga, banjir kali ini merupakan yang terparah dalam beberapa bulan terakhir. Air tidak hanya menggenangi halaman rumah, tetapi juga masuk ke dalam rumah-rumah warga dengan ketinggian mencapai lutut orang dewasa.
Selain rumah, banjir juga mengganggu aktivitas masyarakat. Jalan penghubung antar kampung di wilayah tersebut sulit dilalui karena tergenang air dan berlumpur. Kondisi ini membuat warga kesulitan untuk beraktivitas seperti biasa.
Hingga Minggu siang, air masih belum surut sepenuhnya. Warga berharap agar pemerintah daerah segera turun tangan untuk memberikan bantuan, terutama berupa makanan siap saji dan perlengkapan darurat bagi keluarga yang terdampak.
Berbeda dengan sekolah-sekolah di jantung kota yang memiliki ribuan murid, SMKN 8 Jayapura memiliki jumlah…
Wali Kota Jayapura Abisai Rollo menegaskan, kepala daerah memiliki tanggung jawab besar untuk memastikan seluruh…
Pemerintah Kampung Holtekam akan memfokuskan program pembangunan tahun 2027 pada penguatan ekonomi masyarakat melalui pengembangan…
Komisi III DPR Provinsi Papua Selatan melakukan audiens dengan Manajemen, Nakes dan honorer atau pegawai…
Keterbatasan fasilitas ini memicu reaksi dari Kapolda Papua Tengah, Brigjen Pol Jermias Rontini. Saat ditemui…
Dalam pengiriman perdana ini, sebanyak 240 kilogram kepiting bakau kualitas premium diterbangkan ke Negeri Jiran…