

Ketua DMI Cabang Jayawijaya, Yoyo Iwik Sriyoto S.Sos, MSi saat memberikan arahan program pengembangan ekonomi keumatan kepada umat di halaman Masjid Al Muqtahdin Yagara, Minggu, (30/10). (FOTO: Denny Cepos )
WAMENA–Dewan Masjid Indonesia (DMI) Cabang Jayawijaya akan mendorong ekonomi keumatan dalam bentuk UMKM dan ekonomi kreatif bagi umat muslim yang ada di Kampung Yagara, Distrik Welesi.
Ketua DMI Cabang Jayawijaya, Yoyo Iwik Sriyoto S.Sos, M.Si mengatakan, ke depan pihaknya berencana menjadi percontohan ekonomi kreatif bagi umat, bisa juga dalam bentuk UMKM dan ekonomi kreatif.
“Dalam ekonomi keumatan, kita dorong seperti kopi dari tanam, panen sampai pengolahan, begitu juga dengan madu, budidaya lebah yang bisa terus dikembangkan,“ungkapnya saat menggelar Maulid Nabi Muhamad SAW di Kampung Yagara, Minggu (30/10) kemarin.
Yoyok menceritakan seperti mendirikan kolam ikan yang pertama kali diawali di kampung tersebut, hingga saat ini menjadi sumber pendapatan bagi umat di situ, oleh karena itu, ia melihat industri lainnya seperti peternakan dan pengolahan pakan ikan.
Kata pria yang dikenal sebagai mentor dari UMKM Jayawijaya dan Lapago, program yang dibuat oleh DMI sangat menyambung dengan ekonomi keumatan di Kampung Yagara, artinya banyak potenssi yang bisa dikembangkan DMI di wilayah ini guna mencapai ekonomi keumatan.
Secara terpisah, Dandim 1702/ Jayawijaya Letkol CPN Athenius Murib, SH, MH menyatakan, diketahui bersama jika di Kampung Yagara, Distrik Welesi dan Distrik Asolokobal, Asotipo ada satu keluarga yang rukun karena di dalamnya ada beberapa agama seperti Islam, Kristen, Khatolik itu berjalan dengan baik.
“Ini perlu terus dipertahankan dan ditingkatkan agar tercipta keamanan di wilayah itu dan sekitarnya,”ujarnya
Athjenius juga mengaku, lantaran sering melewati jalan ke distrik tersebut, dirinya sering melihat ada anak muda yang suka berbuat onar, namun ia yakin bukan dari Kristen dan bukan dari Muslim, namun ia tak tahu dia kelompok dari mana.
Dandim 1702/ Jayawijaya berharap kepada setiap pemimpin umat agar menjaga kerukunan dan pengamanan supya tak ada lagi prilaku kejahatan, yang menghambat pembangunan di Jayawijaya, sebab dengan situasi yang aman maka pembangunan itu bisa berjalan dengan baik. (jo/tho)
Selain program mudik gratis, Mathius mengatakan Pemprov Papua juga menyiapkan subsidi transportasi laut sebagai…
Komisi 1 DPR Papua menilai langkah sejumlah denominasi gereja di Tanah Papua yang membentuk wadah…
Menurutnya, pasar dengan sekitar 200 kios tersebut memiliki potensi ekonomi besar. Ia mendapat informasi…
Presiden Prabowo Subianto memastikan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dapat mengusut hingga melakukan penindakan terhadap menteri…
Menurutnya, dengan lahirnya undang-undang nomor 15 Tahun 2022 terkait dengan DOB semestinya Gubernur pimpin barisan…
Suasana duka yang lagi menyelimuti Universitas Cenderawasih haruslah tercermin dari sikap dan perbuatan. Apalagi yang…