Categories: PEGUNUNGAN

ASN Pemkab Jayawijaya Pertanyakan Pemotongan 30 Persen TPP

WAMENA – Aparatur Sipil Negera (ASN) dilingkungan Pemkab Jayawijaya mengancam akan melakukan aksi mogok kerja apabila pemerintah daerah tak menjawab alasan terjadinya pemotongan 30 persen pada Tambahan Pengasilan Pegawai (TPP), sebab dinilai selama ini tujangan tersebut sudah kecil namun masih tetap di kurangi lagi.

Salah Satu ASN Pempab Jayawijaya yang di temui di Kantor Bupati Ance Rumbekwan, SH  menyatakan yang diinginkan oleh ASN pemkab Jayawijaya mempertanyakan dari semua pergeseran anggaran yang dilakukan pemerintah daerah, dan juga evisiensi yang diberlakukan secara nasional mengapa harus TPP ASN yang harus di korbankan, dan kegiatan lain -lain tidak dilakukan pemotongan.

“Kami ingin jawaban pasti dari pemerintah daerah terkait dengan pemotongan TPP ASN dilingkungan pemkab Jayawijaya yang mencapai 30 persen,”ungkapnya Senin (28/4) usai apel pagi di kantor Bupati Jayawijaya.

Ia meminta agar kegiatan fisik dikurangi saja dan jangan insentif atau TPP ini yang dikorbankan, saat ini ada gejolak harga yang mahal di pasaran Wamena dan TPP ASN Jayawijaya sudah paling rendah se Indonesia namun masih juga di kurangi  30 persen

Wakil Bupati Jayawijaya Ronny Elopere, S.IP, M.Kp menyatakan aspirasi yang disampaikan akan diteruskan kepada Bupati Jayawijaya untuk nantinya akan ditinjau ulang kedepan, namun ia mengharapkan agar ASN di lingkungan Pemkab Jayawijaya tetap melaksanakan pekerjaannya seperti biasanya.

Page: 1 2

Juna Cepos

Share
Published by
Juna Cepos

Recent Posts

Buruknya Tata Kelola, Pemanfaatan Aset Pemprov Tak Optimal

Gubernur Papua Matius D. Fakhiri mengatakan, PT Irian Bhakti Mandiri memiliki aset bernilai besar yang…

7 hours ago

Gelombang Tinggi Mengancam Perairan Utara Papua

Peringatan tinggi gelombang tersebut muncul di perairan utara Papua dikarenakan beberapa hari terakhir terpantau signifikan.…

7 hours ago

Jika Papua Utara Jadi, Suka Tidak Suka Harus Diterima

Provinsi baru ini nantinya akan membawahi wilayah adat Saireri, yang mencakup lima kabupaten yaitu; Biak…

8 hours ago

TP3C dan Staf Khusus Diharap Beri Masukan Objektif ke Gubernur

Pelantikan tersebut dilaksanakan setelah tiga bulan masa pemerintahan Gubernur dan Wakil Gubernur Papua pasca dilantik…

8 hours ago

Komisi X DPR Dorong Perluasan Akses dan Lokasi Sekolah Rakyat di Papua

“Banyak anak di Papua menghadapi hambatan, bukan hanya soal jarak sekolah, tetapi kondisi ekonomi keluarga.…

9 hours ago

Sosok Polisi Bhabinkamtimas yang Jadi “Lentera” di Kampung Terapung

Mesin menderu pelan, membelah air tenang menuju Kampung Enggros, sebuah pemukiman unik yang berdiri di…

9 hours ago