Categories: PEGUNUNGAN

Korban Longsor Welesi Akui Telah Didata

Mama Lanny mengakui jika kebun miliknya itu di kerjakan oleh sendiri mulai dari awal babat rumput, bersikan ranting-ranting kayu,   bikin bedeng sampai dengan tanam semuanya di kerjakan sendiri tanpa dapat bantuan tenaga dari suami maupun orang lain.

” saat sudah siap mau panen terjadi musibah longsor begini saya sangat sedih dan hanya bisa menangis atas musibah ini, sebab kebun ini menjadi satu-satunya harapan  hidup saya, kami harapkan pemerintah Kabupaten Jayawijaya bisa melihat masalah ini usai dilakukan pendataan.” ujar mama Lanny

Sementara itu mama Yulita Asso, menambahkan bahwa, jika akibat dari longsor tersebut sekitar 5 orang mama -mama pemilik kebun dari ke tiga lokasi tersebut jadi korban yakni mama Lalogosa Elopere, mama Nanny Lanny, mama Marlina Yelipele, mama Etty Yelipele dan mama Yulita sendiri.

“Jadi kita 5 orang mama -mama ini jadi korban utama atas kejadian longsor ini karena puluhan kebun dan ratusan tamanan yang tertimbun longsor itu sebagai mata pencarian kita sehari-hari tapi sekarang sudah tidak bisa dan tidak ada lokasi atau kebun  yang bisa kita harapkan lagi jadi,  bingung kita harus buat apa dan kita hanya bisa pasrah saja,”bebernya

Lebih lanjut Ia  berharap dengan kejadian ini pemerintah daerah kabupaten Jayawijaya bersama pemerintah Provinsi Papua Pegunungan bisa melihat atas kondisi ini dan bisa memberikan bantuannya Bama ke lima orang korban longsor tersebut untuk mencukupi kebutuhan sehari-hari selama beberapa bulan kedepan, sebelum pihaknya cari lokasi baru untuk berkebun lagi.

“Kita hanya bisa pasrah dan berharap kepada pemerintah semoga mereka bisa memberikan bantuan kepada kita 5 orang mama-mama ini untuk mencukupi kebutuhan sehari -hari kita selama kita mengalami musibah longsor ini,” tutup. (jo)

Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos

BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS  https://www.myedisi.com/cenderawasihpos

Page: 1 2

Juna Cepos

Share
Published by
Juna Cepos

Recent Posts

Transformasi Digital Kesehatan Berbasis AI Bisa Tekan Biaya Inflasi MedisTransformasi Digital Kesehatan Berbasis AI Bisa Tekan Biaya Inflasi Medis

Transformasi Digital Kesehatan Berbasis AI Bisa Tekan Biaya Inflasi Medis

Dengan posisi sebagai ekonomi terbesar di kawasan dan anggota G20, ia menyebut bahwa Indonesia memiliki…

1 day ago

Tahun ini Pemkab Buka CPNS

Ia menyebutkan bahwa tahapan pendaftaran dibuka pada bulan Februari bulan depan. Bahkan jumlah formasi yang…

1 day ago

Kontribusi PAD dari GOR Waringin Diharapkan Meningkat

Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kota Jayapura, Boby Awi menjelaskan bahwa kenaikan target tersebut seiring…

1 day ago

DPRP: LHP BPK Papua Wajib Ditindaklanjuti!

Menurutnya, LHP yang diserahkan bukan sekadar dokumen administratif, tetapi menjadi cerminan sejauh mana pengelolaan keuangan…

1 day ago

Staf Khusus Harus Punya Kemampuan Relevan

Pelantikan sejumlah staf khusus ini oleh Fakhri menuai pro dan kontra di tengah masyarakat. Lantaran,…

1 day ago

Papua Kekurangan Dokter Bidan Spesialis

"Total seluruh penduduk di wilayah Papua sebanyak 4,58 juta jiwa. Untuk Provinsi Papua sebanyak 1,10…

1 day ago