Categories: PEGUNUNGAN

Distribusi Beras Bulog ke 7 Kabupaten Capai 95 Persen

Beras Bulog yang didatangkan dengan penerbangan Jayawijaya Dirgantara ke Wamena. ( FOTO:Denny/ Cepos)

WAMENA-Kepala Bulog Wamena Sudarsono mengungkapkan bahwa pendistribusian beras jatah ASN, TNI/Polri hingga saat ini mencapai 95 persen. Meski tahun sebelumnya masih ada cicilan beras yang hingga saat ini masih terus diangkut dari Irian Bakti Wamena, namun usai terpenuhi Bulog akan memaksimalkan untuk permintaan di pasar. 

  Menurut Sudarsono untuk mendatangkan beras bulog ke Wamena pada tahun ini hanya dari aviasi Cargo Jayawijaya Dirgantara saja, baik dari Jayapura maupun dari Timika. Kalau tahun lalu itu ada Trigana dan Deraya juga mengangkut beras itu,  sehingga memang agak terbatas masuk ke Wamena.

  “Saat ini yang mengangkut beras itu hanya aviasi Jayawijaya Dirgantara, sehingga agak terbatas juga, tidak seperti tahun lalu, atau mungkin stoknya kurang juga. Intinya kita di Bulog Wamena hanya menerima saja,” ungkapnya kepada Cenderawasih Pos, Kamis (27/5).

  Ia menyatakan kontrak Bulog untuk mengangkut beras ke Wamena ini dengan Aviasi Jayawijaya Dirgantara ini dari Jayapura, sehingga beras yang masuk juga lewat aviasi tersebut. Artinya aviasi juga memiliki target untuk beras 500 ton mungkin diangkut selama 5 hari.

  “Kami tidak bisa paksakan daya angkut pesawat juga, ini sudah diperhitungkan semua berapa banyak yang harus diangkut tiap hari, sehingga beras masih kita peruntukan untuk jatah ASN, di 7 wilayah Lapago dan Jatah TNI/ Polri,”ujarnya.

  Untuk saat ini jatah untuk 7 Kabupaten di wilayah Lapago itu sudah 1.400 ton yang didistribusikan atau sama dengan 95 persen, khusus untuk ASN saja. Belum lagi untuk TNI/Polri untuk wilayah Lapago 1.600 ton lebih sampai dengan bulan april. Kalau sudah terpenuhi semua bulog bakal mengusahakan untuk permintaan pasar lewat RPK.

  “Saat ini masih ada jatah tahun lalu yang kita realisasikan pelan -pelan, sehingga untuk Jayawijaya tidak ada masalah karena jatah ASNnya mencapai 80an Ton, Tolikara 79 Ton perbulan namun tahun lalu masih ada sehingga kita selesaikan yang tahun lalu dulu,”kata Sudarsono.(jo/tri)

newsportal

Share
Published by
newsportal

Recent Posts

Jaksa Sita Rp300 Juta Terkait Korupsi Lahan Kebun di Mimika

Kejaksaan Negeri Mimika menyita uang tunai sebesar Rp300 juta dalam penyidikan kasus dugaan korupsi proyek…

2 minutes ago

Ondoafi Maribu Klaim Lahan Sekolah Rakyat Milik Suku Yarusabra

Yotam juga mengaku mengetahui pemerintah telah memiliki sertifikat atas lahan itu melalui informasi yang diperoleh…

1 hour ago

Jalan Bongge Belum Masuk Destinasi Wisata Resmi

Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Jayapura, Elisa Yarusabra, mengatakan saat ini Kabupaten Jayapura…

2 hours ago

Banyak Peternak Baru, Hanya Pembinaan dan Pemasaran Perlu Diperkuat

Ketua Himpunan Peternak Ayam Ras (HIPAR) Merauke Thomas Kimko, mengapresiasi berbagai program bantuan peternakan ayam…

3 hours ago

Wajah Depan Kab. Keerom AKan Ditata Sebaik Mungkin

- Bupati Keerom, Piter Gusbager memastikan bahwa branda Kabupaten Keerom atau kawasan Kampung Yowong, Distrik…

4 hours ago

Seorang Pria Ditemukan Tak Bernyawa di Salah Satu Penginapan

Kapolres Jayapura AKBP Dionisius V.D.P. Helan,  melalui Kasat Reskrim Polres Jayapura AKP Markus Axel Panggabean, …

5 hours ago