

Sejumlah kendaraan roda empat dan enam yang diamankan Polres Merauke di halaman Kantor Mapolres Merauke, Kamis (27/5). (foto: Sulo/Cepos)
MERAUKE-Sedikitnya 11 roda empat dan roda enam serta 3 roda dua diamankan Polres Merauke di halaman Mapolres Merauke, Kamis (27/5). Kendaraan yang umumnya berplat nomor polisi dari luar itu diamankan saat dilakukan pemeriksaan mendadak (Sidak) di perempatan jalan Cikombong Merauke.
Razia berlangsung Rabu malam pukul 21.30-01.00 WIT oleh Tim Gabungan Satuan Reserse Kriminal, Satuan Lalu Lintas, Satuan Narkoba dan Santuan Intelkam, dipimpin langsung Kapolres Merauke AKBP Ir. Untung Sangaji, M.Hum.
Dalam pelaksanaannya, razia kendaraan di wilayah pertigaan Cikombong, Mopah Lama dan Wasur dengan sasaran BPKB dan STNK asli, SIM, sajam, Narkoba, Miras, barang selundupan dan barang bawaan.
Kapolres Merauke AKBP Ir. Untung Sangaji, M.Hum, kepada wartawan membenarkan sejumlah kendaraan yang diamankan tersebut karena diduga bodong. “Alat-alat berat sudah kita ungkap, mobil-mobil bodong sudah mulai kita tangkap lagi. Juga curas dan curat kita ungkap,” kata Kapolres Merauke.
Kapolres menjelaskan bahwa untuk roda empat tersebut sebanyak 7 unit, sedangkan untuk alat berat sebanyak 2 onderdilnya. “Sanksinya ada berupa ancaman 6-8 tahun,” terangnya.
Kapolres menjelaskan bahwa kendaraan-kendaraan yang diamankan tersebut diduga karena hasil pencurian kemudian dibawa ke Merauke. Hingga berita ini ditulis, penyidik Reserse Kriminal Polres Merauke masih melakukan penyelidikan lebih lanjut terhadap sejumlah kendaraan yang diamankan tersebut. Artinya, para pemilik kendaraan harus membuktikan dengan kelengkapan dokumen dan surat-surat bahwa kendaraan yang diamankan tersebut miliknya. (ulo/tri)
Kepala Penerangan Koops TNI Habema, Letkol Inf M. Wirya Arthadiguna, menyatakan evakuasi dilakukan setelah pihak…
Krisis pangan dan air bersih melanda ratusan warga di tiga distrik terisolasi Kabupaten Puncak, Papua…
Seratusan orang yang terdiri dari pelajar dan guru di SMAN 5 Jayapura, diduga keracunan makanan…
Badan Gizi Nasional (BGN) mengembalikan Rp311,2 miliar ke kas negara setelah menemukan anomali pada 414…
Kondisi ini diperkirakan kian mengkhawatirkan karena potensi aktifnya fenomena Indian Ocean Dipole (IOD) Positif pada…
Karena itu, Kemenkeu saat ini tengah menghitung kebutuhan tambahan anggaran yang diperlukan untuk menambal kekurangan…