Categories: PEGUNUNGAN

Pemkab Jayawijaya Ancam Tahan Surat Izin Tertibkan Pajak Usaha Galian C dan AMP

WAMENA – Pemkab Jayawijaya mengancam akan menahan suarat izin dari usaha galian C dari kali maupun gunung di beberapa tempat dan Asphalt Mixing Plant (AMP).

Wakil Bupati Jayawijaya Ronny Elopere, S.IP, M.KP menegaskan, selama ini ada perusahaan dari galian C dan usaha AMP atau pemecah batu, selama ini ada yang membayar pajak dan ada yang tidak membayar pajak, oleh karena itu pemerintah mencoba untuk melakukan penertiban dengan pelaku usaha.

“Kami telah memanggil beberapa teman-teman pelaku usaha yang bergerak di bidang material galian C dari kali dan gunung, AMP di beberapa tempat, namun ada yang datang dan ada yang tidak datang, kami berhadap mereka bisa bayar pajak,”ungkapnya di Kantor Bupati Jayawijaya usai lakukan rapat dengan para pengusaha galian C dan AMP Kamis (25/9).

Wabup mengaku, dari pertemuan itu, masih ada sebagian besar juga tidak datang menghadiri pertemuan itu, sehingga akan kembali dilanjutkan besok, pemerintah memandang pembayaran pajak ini sangat penting karena akan membantu pemerintah membangun kabupaten Jayawijaya.

“Mereka sebagian besar tidak membayar pajak meskipun izinnya dari provinsi ada, tapi kami berharap mereka juga harus punya kontribusi untuk kabupaten, sebab material yang diambil itu ada di wilayah Kabupaten Jayawijaya sehingga pajaknya juga harus ke kabupaten,”kata Ronny

Menurutnya, pembayaran pajak ini juga diberlakukan untuk semua, termasuk usaha yang dikelola putra daerah, tidak ada main pilih kasih semua wajib pajak, bagi perusahaan yang bandel dan tidak membayar pajak akan diberikan peringatan dan ijinnya juga tidak akan diberikan lagi, yang sudah bayar pajak silakan lanjutkan usahanya.

Page: 1 2

Juna Cepos

Share
Published by
Juna Cepos

Recent Posts

490 Daerah Tak Punya Uang untuk Bayar Gaji ASN

Karena itu, Kemenkeu saat ini tengah menghitung kebutuhan tambahan anggaran yang diperlukan untuk menambal kekurangan…

1 day ago

Kodam Sebut Kevin Tewas Dalam Laka Tunggal

   Kepala Penerangan Kodam XVII/Cenderawasih, Kolonel Inf Tri Purwanto, mengatakan penyelidikan dilakukan bersama Polres Jayapura…

1 day ago

Kuasai Abepura, Agenda Demo Harus Terkendali

Kesiapan tersebut disampaikan langsung oleh Kapolsek Abepura, Kompol Paulus Hilapok. Ia mengonfirmasi bahwa pihak kepolisian…

1 day ago

Hotel Boleh Sepi Sekarang, Tapi Jurusan Perhotelan Paling Banyak Diincar Siswa

   Ia menjelaskan, pembelajaran perhotelan di SNK Pariwisata Papua tidak berhenti di ruang kelas. Siswa…

1 day ago

Yulianto: Banyak Masalah Tanah Belum Tuntas

​Ia mencontohkan salah satu bentuk ketidakberesan pelayanan pertanahan yang tengah ia tangani, seperti permohonan pengembalian…

1 day ago

Hanya Bermodalkan Rp 500 Ribu, Makanan Basi Terdeteksi Lima Detik.

Dengan modal sekitar Rp 500 ribu, dua siswa kelas sembilan tersebut merancang alat yang dapat…

1 day ago