Categories: PEGUNUNGAN

Minta Perekutan CPNS Dilakukan Manual

Ribuan Pencaker Datangi Kantor Gubernur Papua Pegunungan

WAMENA– Kurang lebih seribuan massa yang tergabung dari Forum Pribumi, Aliansi Honorer dan Korlab 8 Kabupaten melakukan aksi demo damai  di Kantor Gubernur Papua Pegunungan  terkait dengan rekuitmen CASN di lingkungan Pemprov Papua Pegunungan Jumat (23/8) kemarin.

Dalam aksi tersebut masa menuntut penerimaan CPNS 2024 Provinsi Papua Pegunungan 80 % OAP Papua Pegunungan dan 20 % Anak -anak Perintis, Labewa.

Dalam formasi CPNS 2024 ini Pemerintah Provinsi Papua pegunungan agar menggutamakan Pencaker orang Asli Papua pegunungan dan Juga benar – benar transparan menerapkan Prinsip Undang -Undang Otonomi Kusus Bagi Orang Asli Papua. Dalam hal Pengisian Formasi CPNS 2024 agar diterapakan sesuai aspirasi pencaker Papua Pegunungan,

Korlap Aksi Yusup Yikwa menyatakan aksi ini dilakukan untuk memprioritaskan formasi CPNS 2024 ,80% diisi oleh Orang Asli Papua pegunungan, begitu pula untuk 20% Kuota CPNS untuk Anak -Anak Perintis ,yang Lahir besar di Papua pegunungan dilihat berdasarkan akte kelahiran, kedua Penerimaan harus dilakukan secara Offline CPNS 2024.

“Pencari kerja orang Asli Papua yang berusia 40 – 45 Tahun ini juga menjadi perhatian dikarenakan ada yang belum Paham baik tentang (IT) Ilmu Teknologi Teknolo Komputer dan IT Lainya. Jikalau Penerimaan secara online dipaksakan maka ,yang akan ikut Tes CPNS 2024 ini ,kemungkinan Besar pasti dari daerah Adminstrasi Provinsi Papua Pegunungan dan itu akan menimbulkan gesekan sosial dan kecemburuan sosial antar masyarakat,” ungkapnya Jumat (23/8) di kantor Gubernur Papua Pegunungan.

Menanggapi aspirasi yang disampaikan oleh massa,  Plh Asisten II Sekda Prov.Papua Pegunungan Dr. Lukas Waika Kosay SE, MSi, mengatakan Bapak Pj Gubernur, Bupati 8 Kabupaten dan tim saat ini masih berjuang di Jakarta untuk memperjungankan terkait dengan penerimaan CPNS Tahun 2024.

Di tempat yang sama staff Ahli Gubernur Papua Pegunungan Tunggul W. Panggabean ST, MSi, pihaknya sudah sama-sama mendengar dan mengetahui untuk yang diperjuangkan bersama-sama, jadi ia mengharapkan agar seluruh pencaker sama-sama berdoa agar apa yang diperjuangkan dapat terealisasi dengan baik. (jo/wen)

Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos

BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS  https://www.myedisi.com/cenderawasihpos

Juna Cepos

Recent Posts

141 WNI Jalani Proses Hukum di Papua Nugini

Sebanyak 141 warga negara Indonesia (WNI) tercatat sedang menjalani proses hukum dan hukuman di Papua…

12 minutes ago

Vaksin Campak Dipastikan Tersedia, Papua Selatan Siapkan Imunisasi Massal Tangani KLB

Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Papua Selatan dr. Benedicta C. H. Rahangiar menjelaskan, koordinasi penanganan KLB…

1 hour ago

Kejagung Beberkan 12 Kasus Besar

Dalam konferensi pers di Kantor Badan Komunikasi Pemerintah Indonesia (Bakom) pada Rabu (24/6), JAM Pidsus…

2 hours ago

Proses Penjemputan Ternyata Tak Mudah

Keputusan tersebut tidak datang begitu saja. Taufik diketahui sempat meminta saran kepada mantan atasannya, Dadang…

6 hours ago

PBB Sebut Israel Sengaja Menargetkan Anak-anak di Gaza

Laporan itu menjadi salah satu tuduhan paling serius yang pernah dilontarkan terhadap Israel sejak perang…

7 hours ago

Sejumlah Anak Terpapar, Merauke Berstatus KLB Campak

Dinas Kesehatan Kabupaten Merauke menyatakan terjadi peningkatan kasus campak yang terjadi saat ini. Penyebarannya diduga…

23 hours ago