

Ketua DPRK Jayawijaya Lucky Wuka, S.PI, MSi (foto: Deni/Cepos)
WAMENA– Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Jayawijaya mempertanyakan kebijakan pemkab Jayawijaya dalam perekutan polisi baliem yang harus korbankan anggota satpol PP yang sudah terbentuk lama dirumahkan, sementara untuk sisi anggaran apakah sudah disediakan pemerintah atau tidak.
Ketua DPRK Jayawijaya Lucky Wuka, S.Pi. MSi.mengatakan terkait dengan kebijakan yang diambil pemerintah Kabupaten Jayawijaya dalam hal ini dilakukan perekutan polisi baliem ini mengorbankan satpol PP yang harus dirumahkan semuanya.
“Kita pertanyakan kalau untuk polisi baliem ini anggarannya sudah di sediakan pemerintah atau tidak?, karena satpol PP yang sudah mengapdi lama di Pemkab Jayawijaya itu dirumahkan dan polisi baliem mau diangkat, ini sangat tidak adil,”tegasnya di Kantor DPRK jayawijaya Senin (23/3) kemarin.
Menurutnya, DPRK Jayawijaya mengarahkan jika lebih baik anggota satpol yang sudah ada ini masuk kedalam polisi baliem tidak masalah karena bisa berjalan bersamaan, dan anggarannya sudah tersedia dan dianggarkan oleh pemerintah daerah.
Page: 1 2
Petugas berhasil mengamankan barang bukti, antara lain satu jerigen ukuran 35 liter Sopi, 43 botol…
Mereka diberangkatkan dalam rangka melakukan pengamanan guna mengantisipasi terjadinya bentrok susulan yang dilakukan dua kelompok…
Gubernur Papua Pegunungan Dr. (HC)Jhon Tabo, SE, M.B.A menyatakan sebagai DOB yang baru pemerintah sudah…
Nathan mengatakan sejak didirikan pada 2003, IPN yang berlokasi di Kabupaten Mimika telah berkembang menjadi…
Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Mimika sebagai Organisasi Peranngkat Daerah…
Wakapolres Jayawijaya Kompol F.D. Tamaila menyatakan agenda 1 Desember yang menjadi perhatian semua pihak saat…