

Kasat Reskrim Polres Jayawijaya AKP Yulianus Samberi, S.IK (foto:Denny/ Cepos)
WAMENA – Kasus Multi Level Marketing (MLM) kembali terjadi di Wamena Kabupaten Jayawijaya dan telah dilaporkan ke Polres Jayawijaya. Tak tanggung -tanggung dalam bisnis investasi aplikasi Wephon jumlah korban yang terdaftar sebanyak 732 orang yang masih di inventarisir jumlah uang yang disetorkan.
Kapolres Jayawijaya melalui Kasat Reskrim AKP Yulianus Samberi, S.IK membenarkan adanya laporan tersebut, simana sejauh ini sudah ada satu orang yang melaporkan masalah ini pada 20 maret lalu ke Polres Jayawijaya, dan keterangan dari pelapor juga sudah diambil untuk nantinya dikembangkan.
“Terkait dengan dugaan adanya kasus investasi bodong yang ada di Kota Wamena, yakni investasi Wephone dimana kita sudah menerima laporan pada kamis 20 maret kemarin baru dari 1 orang nasabah yang merasa dirugikan,”ungkapnya di Polres Jayawijaya Senin (24/3)
Menurutnya, dugaan investasi bodong di aplikasi Wephone sampai sekarang Penyidik baru memeriksa satu orang, dan dari keterangan itu diketahui bahwa cara kerjanya Multi Level Marketing (MLM), yang mana satu orang di atas akan memiliki beberapa kaki dibawahnya sebagai nasabah yang memasukan sejumlah uang ke aplikasi ini.
Page: 1 2
Berdasarkan rilis diterima media ini dari Humas Polres Mappi, Kapolres Mappi Kompol Suparmin, melalui Kasat…
Bentuk protes tersebut dilakukan di Lingkaran Abepura sambil membawa poster beragam tulisan, di antaranya: Salibkan…
Seharusnya menurut mereka, kehadiran Menteri HAM di Papua menjadi momentum untuk bertemu langsung dengan mahasiswa,…
Penyelesaian kasus tersebut sebelumnya telah di mediasi oleh polres Jayawijaya, namun tak mendapatkan titik temu…
Penetapan tersebut merupakan hasil pembahasan antara Bapenda dan Bupati Jayapura, yang sebelumnya telah disepakati dan…
Sekolah rakyat terintegrasi 77 Merauke yang menempati sebagian dari gedung SMKN 2 Merauke di Jalan…