

PJ Bupati Jayawijaya Thony M Mayor, S.Pd, MM saat melihat bahan pokok yang dijual dalam pelaksanaan pasar murah di Distrik Asologaima, Sabtu (14/9) lalu. (foto:Denny/ Cepos)
WAMENA – Pemkab Jayawijaya bakal melakukan evaluasi terhadap pengusaha yang ditunjuk untuk menangani sembako dan bahan bangunan lewat Program Jembatan Udara dan Tol Laut, sebab barang -barang yang ada ini merupakan subsidi dari pemerintah untuk masyarakat.
Pj Bupati Jayawijaya Thony M Mayor, S.Pd. MM menyatakan sembako dan bahan bangunan lainnya ini telah disubsidi oleh pemerintah dan secara nasional telah dilakukan, dan sudah beberapa tahun berjalan, lewat subsidi pemerintah, pemkab Jayawijaya sudah menunjuk beberapa pengusaha asli Papua dari lembah baliem menyalurkan barang subsidi ini melalui mereka.
“Ini yang kita akan evaluasi lagi, jangan berbisnis untuk menaikan harga pemerintah sudah mensubsidi barang lewat program tol laut dan jembatan udara, ini yang nanti kita evaluasi lagi,”ungkapnya jumat (20/9) di Wamena.
Menurutnya, Negara Kesatuan Republik Indonesia sudah memberikan subsidi sembako dan bahan bangun untuk sampai di Kabupaten termasuk Jayawijaya, jangan selain bahan sembako ada juga bahan bangunan seperti semen yang juga disubsidi untuk membantu masyarakat.
“Saya harap dalam pengelolaannya untuk mencari keuntungan yang besar akhirnya menjual dengan harga pasar dan membebani masyarakat padahal pemerintah sudah membayar separuh dengan tujuan membantu masyarakat,”tegas Pj Bbpati Jayawijaya
Page: 1 2
Gubernur Papua Matius D. Fakhiri mengatakan, PT Irian Bhakti Mandiri memiliki aset bernilai besar yang…
Peringatan tinggi gelombang tersebut muncul di perairan utara Papua dikarenakan beberapa hari terakhir terpantau signifikan.…
Provinsi baru ini nantinya akan membawahi wilayah adat Saireri, yang mencakup lima kabupaten yaitu; Biak…
Pelantikan tersebut dilaksanakan setelah tiga bulan masa pemerintahan Gubernur dan Wakil Gubernur Papua pasca dilantik…
“Banyak anak di Papua menghadapi hambatan, bukan hanya soal jarak sekolah, tetapi kondisi ekonomi keluarga.…
Mesin menderu pelan, membelah air tenang menuju Kampung Enggros, sebuah pemukiman unik yang berdiri di…