

Bupati Yahukimo, Didimus Yahuli, SH (Foto:Denny/ Cepos)
WAMENA – Pemda Kabupaten Yahukimo memastikan situasi terakhir di Dekai sudah kondusif dan aman terkendali, meskipun beberapa minggu lalu sempat terjadi kontak senjata antara TNI/Polri dan Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat (TPNPB) yang menyebabkan 5 orang warga sipil meninggal dunia dan adanya warga yang mengungsi
Bupati Yahukimo, Didimus Yahuli, SH mengatakan bahwa, Yahukimo merupakan salah satu wilayah yang sangat luas dari 8 Kabupaten Pemekaran yang ada di Wilayah Papua Pegunungan ini, dan saat ini memiliki 517 kampung dan 51 Distrik, sementara terkait dengan konflik yang terjadi situasi sudah dalam keadaan kondusif.
“kami dari pemerintah daerah mau mengontrol di daerah ini harus butuh kerja ekstra tapi hal itu tidak menganggu pembangunan dan terus Jalan agar Visi dan Misi Yahukimo Sehat, Mandiri dan Cerdas tetap jalan karena kita sudah fokus sehingga keadaan dan situasi yang terjadi di Yahukimo tidak menganggu Program Pemerintah daerah,”ungkapnya jumat (22/9) kemarin.
Didimus Yahuli berharap kepada semua masyarakat Yahukimo dan berbagai unsur para tokoh agama, adat, masyarakat dan lainya yang ada di wilayah itu agar tetap menjaga stabilitas keamanan,tenang dan tetap sabar menghadapi situasi keamanan yang terkadang bisa berubah dan memmbawa kkhawatiran dalam masyarakat.
“ kita sebagai orang pingiran dan sebagai orang gunung dalam menyelesaikan segala persoalan itu harus dengan tenang, sabar, tertib aman dan damai serta kita minta agar masing-masing orang saling memberikan kontribusi dan sport antara satu sama yang lain,”jelasnya
kata Bupati Yahuli, Pada umunya Yahukimo sudah aman terkendali walaupun beberapa waktu lalu sempat terjadi aksi penembakan antara pihak TNI/Polri dan TPNPB yang menyebabkan ada 5 orang masyarakat yang meninggal dunia dan adanya warga yang mengungsi.
“Pemerintah daerah tetap turut beduka cita dan belasungkawan atas kejadian tersebut, hal itu terlepas dari korban tersebut dari garis atau organisasi apa pun, tapi mereka adalah tetap masyarakat Yahukimo dari suku besar ada di Yahukimo yakni Suku Yali, Hubla, Kimyal dan Momuna tetap masyarakat kami,”katanya
Ia memastikan pemeritah tetap lindungi mereka tetapi situasi berkata lain sehingga, pemerintah daerah tidak bisa berpihak kepada siapa pun, karena itu konsekuensi apa yang mereka lakukan dan barjuang sehingga pemeritah tetap berduka cita baik itu korbanya dari TNI/Polri maupun TPNPB atapun dari masyarakat sipil.
“Kita pemerintah posisi tetap berdiri di tengah -tengah tidak bisa berpihak kepada siapa pun sebab kita berpihak ke satu kelompok tertentu nanti akan jadi bahan pembicaraan orang banyak, tapi kita tetap sadar itu merupakan konsekuensi kami sebagai pemimpin daerah,”bebernya
lebih lanjut didimus mengakui, Pemerintah daerah sedang mengupayakan agar masyarakat yang mengungsi beberapa waktu itu, agar yang sudah kembali tetap tenang dan yang masih belum kembali segera kembali dan menjalankan aktivitas seperti biasa.(jo)
Kabid Humas Polda Papua, Kombes Pol. Cahyo Sukarnito, menyampaikan bahwa perkembangan penanganan kasus menunjukkan hasil…
Juru Bicara TPNPB-OPM, Sebby Sambom, mengatakan operasi tersebut dipimpin Komandan Kowip I Rutis, Barnabas Muk.…
Pengamat ekonomi sekaligus Dosen Pascasarjana Magister Manajemen STIE Port Numbay Jayapura, John Agustinus, mengatakan dampak…
“Kenapa yang dibahas hanya pesta babi di Merauke? Kenapa tidak melihat Sumatera Selatan yang kami…
Kasus ini dinilai harus menjadi momentum krusial untuk membenahi tata kelola program strategis nasional tersebut…
Selain sisa logistik yang tertimbun di dalam tanah maupun gua, sisa amunisi juga banyak yang…