Kepala Seksi standarisasi perlindungan konsumen dan metrologi legal Disnakerindag Jayawijaya, Loudwik Mosip. S.Si melakukan pengecekan beras di pasaran Jumat (20/6) kemarin. (foto: Dok Disnakerindag)
Disnakerdag Masyarakat Banyak Mengeluh Jumlahnya Tidak Sesuai di Dalam Karung
WAMENA – Dinas Tenaga Kerja Perindustrian dan Perdaganagan (Disnakerindag) Jayawijaya memberikan peringatan tegas kepada kepada oknum pedagang nakal yang kedapatan menjual beras tidak sesuai takaran sebagaimana tercantum pada label kemasan, sebab apa yang dilakukan sangat merugikan masyarakat.
Kepala Seksi standarisasi perlindungan konsumen dan metrologi legal Disnakerindag Jayawijaya, Loudwik Mosip. S.Si mengatakan, dari Sidak yang dilakukan oleh Disnakerindag terhadap sejumlah toko dan kios di kota Wamena ditemukan sejumlah oknum pedagang menjual beras dengan jumlah takaran yang tidak sesuai dengan label.
“Kita temukan ada pedagang yang sengaja mengurangi jumlah takaran yang ada dalam beras tersebut dan sehingga ukuran beras tersebut tidak sesuai dengan ukuran sebenarnya,”ungkapnya Jumat (20/5) di Wamena
Dikatakan, Sidak tersebut dilakukan karena banyak konsumen di kota Wamena yang melakukan pengaduan terkait harga beras yang terus melonjak dan penjualan beras tidak sesuai label baik itu jenis beras maupun jumlah takaran.
“Misalnya, karung bertuliskan Bulog namun isi berasnya beras Sulawesi dan Merauke. Jadi kami tim dari dinas turun mulai hari ini untuk melakukan pengawasan, meskipun barang dalam keadaan terbungkus dalam hal ini beras di dalam pasaran ini karena banyak masyarakat yang mengeluh isinya tidak sesuai jadi kami turun langsung,” Kata Loudwik.
Loudwik mengaku dari hasil turun lapangan tersebut memang benar ditemukan bahwa beberapa pedagang menjual beras tidak sesuai label. Selain jenis beras berbeda dari label, tapi juga jumlahnya tidak sesuai dengan yang tertera di karung.
Page: 1 2
Kejaksaan Negeri Mimika mengeksekusi barang bukti uang tunai sebesar Rp5,43 miliar dari terpidana kasus korupsi…
Kecelakaan kerja terjadi di areal perkebunan PT Murni Nusantara Mandiri (MNM), tepatnya di Blok 006–012…
Warga kompleks barak penerangan, Jalan Bhayangkara, Kota Wamena, Kabupaten Jayawijaya, dikejutkan dengan penemuan jenazah seorang…
Pemerintah Kabupaten Jayapura terus mendorong pembangunan infrastruktur sebagai salah satu prioritas pembangunan daerah. Salah satunya…
Bupati Keerom, Piter Gusbager dengan tegas memastikan tidak ada lagi sekolah di Kabupaten Keerom yang…
Bupati Jayawijaya Atenius Murib, SH, MH menyatakan koordinasi dan sinergi antara lembaga ini, diperlukan untuk…