

Kapolres Jayawijaya saat memimpin Pengamanan di depan SMA Negeri 1 Wamena yang mendapat penyerangan dari Siswa SMP Negeri 2 Wamena dan SMP/ SMK Yapis Wamena. Denny/ Cepos
WAMENA– Sekelompok besar pelajar yang diketahui dari SMP Negeri 2 Wamena . SMP /SMK Yapis Wamena bersatu menyerang siswa SMA Negeri 1 Wamena dengan cara melakukan pelemparan terhadap siswa dan bangunan sekolah tersebut yang sedang melakukan ujian tepatnya di Jalan Sudirman Wamena.
Aksi penyerangan yang terjadi pada Kamis (21/3) kemarin sekitar Pukul 12.15 Wit ini memicu adanya serangan balik dari siswa SMA Negeri 1 Wamena hingga aksi saling lempar tak terhindarkan, bahkan aparat keamanan yang mencoba untuk melarai kedua kelompok ini juga diserang dengan batu dan juga panah wayar, akibatnya Polres Jayawijaya bertindak tegas dengan mengeluarkan gas air mata untuk membubarkan para siswa SMP dan SMA yang saling serang tersebut.
Aksi tawuran antar pelajar sekolah tersebut mengakibatkan 3 pelajar dari SMA Negeri 1 Wamena mengalami luka-luka terkena lemparan batu dan terkilir karena terjatuh saat ingin keluar dari sekolahnya. Disamping itu aparat juga mengamankan 2 orang warga yang masuk ke areal sekolah yang diduga sebagai provokator.
Aksi penyerangan dari siswa SMP Negeri 2 Wamena lantaran tak terima adik dari salah satu siswa dibuli di sekolah, imbasnya terjadi aksi penyerangan dari siswa SMP Negeri 2 yang bergabung dengan SMP/SMK Yapis melakukan penyerangan kepada siswa SMA Negeri 1 Wamena Rabu (20/3)kemarin
Page: 1 2
Udang Selingkuh Wamena adalah lobster air tawar endemis Papua yang secara ilmiah termasuk dalam Cherax…
Dialog tersebut mengusung tema "Generasi Muda, Identitas, dan Realitas Sosial. Wagub Paskalis mengemukakan banyak masyarakat…
Medical Klinik pertama milik orang asli Papua kini hadir di Merauke seiring dengan peresmian dan…
Personel Satgas Operasi Damai Cartenz 2026 menangkap seorang pemuda berinisial EK (18) di Kampung Bilogai,…
Ramainya perbincangan warganet di media sosial terkait rencana kehadiran Bajaj di Papua mendapat tanggapan dari…
Dewan Perwakilan Rakyat Provinsi (DPRP) Papua Pegunungan meminta maaf kepada keluarga korban dan korban terdampak…