

Pj Gubernur Papua Tengah, Ribka Haluk bersama Plt Bupati Mimika, Johannes Rettob serta Forkopimda saat transit di Bandara Mozes Kilangin Timika, Senin (21/11), kemarin. (FOTO: Foto: Selvi)
TIMIKA-Setiap 21 November diperingati sebagai hari Otonomi Khusus (Otsus) bagi Provinsi Papua. Tahun ini sudah memasuki tahun ke-21 sejak Undang Undang Otsus ditetapkan pada Tahun 2001.
Pada momen Hari Otsus, Penjabat Gubernur Provinsi Papua Tengah, Ribka Haluk menilai, Otsus telah memberikan dampak besar bagi Papua. “Otsus ini kita sudah rasakan, ada Otsus yang sudah berhasil, ada yang masih dalam tahapan perbaikan dan seterusnya, jadi harus kita akui itu,” ujar Ribka ketika ditemui di Timika, Senin (21/11).
Salah satu kebijakan mencolok dari Otsus adalah alokasi anggaran untuk percepatan pembangunan di Papua yang fokus pada bidang pendidikan, kesehatan, pemberdayaan ekonomi masyarakat dan infrastruktur.
Ribka Haluk yang transit di Timika disambut Plt Bupati Mimika, Johannes Rettob, SSos MM, Wakil Ketua II DPRD Mimika, Yohanis Felix Helyanan menyatakan, program Otsus sudah dijalankan di Papua. Namun ia juga mengakui, masih ada kekurangan yang harus diperbaiki ke depan. “Tapi tidak gagal, ada yang berhasil,” tandasnya.
Mengenai pengelolaan Dana Otsus di Provinsi Papua Tengah, Pj Gubernur menyatakan, harus mengacu pada Undang Undang Otsus sebagaimana yang sudah diubah dan ditetapkan. “Untuk empat hal tadi, pendidikan, kesehatan, pemberdayaan ekonomi masyarakat dan infrastruktur itu harus benar, ada dalam koridor undang undang tidak bisa keluar dari itu,” tuturnya.
Dalam momen kunjungannya ke Timika meskipun hanya beberapa jam, Pj Gubernur Papua Tengah juga mengungkapkan terkait pembentukan perangkat daerah yang sedang disusun bersama Pj Sekda. “Ibu sudah tugaskan Sekda untuk siapkan, mudah-mudahan kalau sudah final, minggu depan kami lantik,” katanya.
Ia memastikan, dalam pengangkatan pejabat yang menduduki jabatan di Provinsi Papua Tengah memprioritaskan ASN asli Papua. Namun tidak juga mengesampingkan ASN non Papua yang memenuhi kualifikasi aturan kepegawaian.(ryu/tho)
Bagi Kota Jayapura, keberhasilan Nelce bukan sekadar prestasi seorang pelajar. Ada nama sekolah, keluarga, Kota…
Ada yang berbeda dari launching Persipura kali ini. Untuk pertama kalinya, rangkaian launching akan digelar…
Plt. Kepala BPS Papua, Akhmad Jaelani, mengatakan karakteristik wilayah Papua membuat proses pendataan membutuhkan…
Penyaluran bantuan pangan ini menyasar 37.401 penerima bantuan pangan yang tersebar di 25 kelurahan dan…
Dewan Pengurus Wilayah (DPW) Partai Amanat Nasional (PAN) Papua bersama seluruh DPD PAN tingkat kabupaten/kota…
Status baru sebagai ASN membawa tanggung jawab yang lebih besar untuk mengabdi kepada negara…