Categories: PEGUNUNGAN

Gaji ASN Hanya Bisa Dicairkan di Bank Papua Cabang Puncak

ILAGA-Pemkab Puncak bekerjasama dengan Bank Papua menerapkan aplikasi Payroll Gaji. Dengan aplikasi ini, maka penyaluran gaji hanya akan dilakukan di seluruh cabang Bank Papua yang ada di Kabupaten Puncak dan tidak bisa menarik dana di luar Kabupaten Puncak.

Terkait kerja sama ini telah dilakukan penandatanganan MoU antara Pemkab Puncak dan Bank Papua yang dilakukan Bupati Puncak, Willem Wandik, SE., M.Si., dan Direktur Operasional Bank Papua, Isak S. Wopari, di aula kantor Bappeda Kabupaten Puncak, Senin (19/6).

Selain penerapan aplikasi payroll ini, dalam kerja sama ini juga dilakukan pemberian fasilitas kredit bagi pegawai.

Dalam penandatanganan MoU tersebut juga dilakukan sosialisai aplikasi Payroll Gaji yang disampaikan Direktur Operasional Bank Papua Isak S. Wopari.

Dalam sosialisasi tersebut, Direktur Operasional Bank Papua Isak S. Wopari menjelaskan aplikasi ini diluncurkan untuk membantu pemerintah daerah, terutama memaksimalkan transasksi keuangan di Kabupaten Puncak. Sejak penginputan gaji hingga pencairan gaji dan  aplikasi royal gaji ini, sehingga ASN Pemkab Puncak hanya bisa melakukan transaksi hanya di jaringan Bank Papua di Kabupaten Puncak.

“Jangan sampai pembayaran  tunai kepada ASN, dia ada di Timika, Nabire atau Jayapura, padahal dia tidak pernah melaksanakan tugas, dan bisa seenaknya ambil gaji dimana saja. Nah aplikasi ini akan membatasi transaksi tersebut dan memang gaji bisa masuk di rekening, tapi dia tidak bisa melakukan penarikan gaji di luar Bank Papua di Kabupaten Puncak,” jelas Isak Wopari.

IsaK Wopari menyebutkan, penerapan aplikasi royal untuk wilayah Lapago dan Mepago, baru pertama kali diterapkan di Kabupaten Puncak. Dimana, Kabupaten Puncak akan jadi pilot projeck aplikasi ini.

“Bupati Puncak sudah tandatangan kerja sama dengan Bank Papua. Berarti aplikasi ini secara otomatis sudah berlaku. Ini kita lakukan sesuai dengan harapan dari pemerintah daerah sehingga ke depan, ASN berada di tempat tugas, maka secara tidak langsung membantu perputaran uang, sistem ekonomi di Kabupaten Puncak, bisa meningkat secara bertahap,” pungkasnya.

Di tempat yang sama, Bupati Puncak, Willem Wandik, SE, M.Si, menyambut baik kehadiran aplikasi Payroll Gaji ini.

“Sebenarnya kami ingin aplikasi seperti ini sejak lama diberlakukan di Kabupaten Puncak. Sayangnya kondisi daerah di sini, terutama situasi keamanan. Seandainya kabupaten ini aman, maka aplikasi ini sangat membantu kami. Pegawai kerja saja, di Ilaga, Sinak. Dan Beoga, tinggal ke bank saja dan ambil gaji. Artinya aplikasi ini sangat membantu kita,”tuturnya.

Bupati Willem Wandik berharap ke depan, khususnya  kepemimpinan bupati berikutnya aplikasi seperti ini tetap digunakan dalam pemerintahan. Karena aplikasi ini akan membantu pemerintah dari sisi keuangan, dan membantu mendisiplinkan pegawai untuk berada di tempat tugas.

“Selama inikan kita Kabupaten Puncak, yang bikin ‘kaya’ kabupaten di Timika, Nabire, dan Jayapura, karena pegawai tinggal ke ATM ambil gaji, namun ke depan, jika aplikasi ini diterapkan, maka peredaran uang akan tinggi di sini dan ekonomi masyarakat akan meningkat. Itu harapan kami ke depan,” pungkasnya. (Diskominfo Puncak/nat)

newsportal

Share
Published by
newsportal

Recent Posts

Persipura Lakukan Perombakan Besar-besaran

“Untuk saat ini semua masih bisa terjadi. Pemain asing yang pasti kita sedang mencari. Tiga-tiganya…

4 hours ago

DPR RI Didesak Bentuk Pansus Pantau Kerusakan Dampak PSN

Direktur Eksekutif POHR, Thomas Ch. Syufi, menegaskan bahwa karya tersebut bukan sekadar dokumenter biasa, melainkan…

6 hours ago

Hampir Tak Ada Wakil Rakyat yang Bicara Penolakan PSN

Menurutnya, film Pesta Babi membuka ruang diskusi publik terkait persoalan besar yang selama ini dirasakan…

6 hours ago

Keikhlasan Saat Situasi Ekonomi Kurang Bergairah Jadi Ujian Dalam Berkurban

Sejak pukul 05.30 WIT panitia hari-hari besar Islam (PHBI) Provinsi Papua sudah mempersiapkan tempat di…

8 hours ago

TPNPB Bertanggungjawab Atas Pembakaran Fasilitas Umum

TPNPB Kodap XVI Yahukimo juga lanjut Sebby mengancam akan terus melakukan patroli dan operasi terhadap…

8 hours ago

Empat WNA asal China Jadi Tersangka Kasus Tambang Ilegal di Nabire

Kementerian Kehutanan (Kemenhut) menetapkan empat warga negara asing (WNA) asal China sebagai tersangka dalam kasus…

16 hours ago