Categories: METROPOLIS

Eksplore Skow Beri Cerita Baru Bagi Pemburu Festival

JAYAPURA-Moment Festival Port Numbay dengan tema Eksplore Skow, hari ini (Rabu,21/6) bakal dimulai. Event selama empat hari ini akan digelar di tiga tempat berbeda , yakni Skow Yambe, Skow Mabo dan Skow Sae.

  Penyajiannya sendiri dipastikan berbeda dengan event sebelum – sebelumnya,  mengingat ada sejumlah moment yang akan ditampilkan. Mulai dari wisata kuliner hingga acara ramas dan tokok sagu yang akan dilakukan puluhan masyarakat.

   Kepala Dinas Pariwisata Kota Jayapura, Mathias Bentar Mano menyampaikan bahwa titik masuk pertama berada di Kampung Skow Yambe. “Disini ada festival tokok dan ramas sagu dan diinisiasi oleh kelompok masyarakat.  Acaranya melibatkan sekitar 50 orang yang akan menokok dan 50 orang yang meramas sagu secara tradisional termasuk menanam sagu,” beber Bentar melalui ponselnya, Selasa (20/6).

   Selain itu, ada juga kuliner yang disiapkan masarakat Kampung Skow yang akan berlangsung selama 2 hari hingga tanggal 22 Juni. Lalu tanggal 23 hingga 24 Juni akan digelar di Skow Mabo dan Skow Sae dimana ada atraksi permainan rakyat, penjualan kriya dan kuliner tradisional serta ada panggung, musik, talk show maupun tarian.

  “Di Skow Sae ada both camp. Kami berkoordinasi dengan PHRI untuk demo masak, temasuk surfing di laut. Lalu ada demo masak yang dilakukan bersama chef internasional di dalam hutan sagu. Jadi demonya di dalam hutan sagu,” cerita Bentar.

  Sedangkan di Skow Mabo ada makan kelapa, parut kelapa termasuk kolaborasi dengan balai budaya Papua. “Festival ini menjadi side event dari Apeksi, atau  persatuan wali kota wilayah timur Indonesia, dimana sejumlah wali kota di wilayah timur Indonesia akan ikut menyaksikan pembukaan kegiatan Eksplore Skow ini,” bebernya.

   Ia berharap masyarakat di Jayapura bisa menghadiri pembukaan event tersebut dimana ada kemudahan yang diberikan lewat transportasi. “Ada bus Damri yang kami siapkan dimana cukup membayar Rp 10 ribu dan nantinya dijemput di PTC  dan diantar hingga ke lokasi kegiatan. Begitu juga dengan pulangnya. Yang jelas acara ini penuh dengan nuansa adat dan budaya sehingga sangat menarik,” tutupnya. (ade/tri)

newsportal

Recent Posts

Gubernur Papua Tiadakan Penerimaan CPNS

Gubernur menegaskan, keputusan tersebut merupakan kebijakan yang tidak populer, namun harus diambil demi menjaga stabilitas…

15 hours ago

3 Hari Berturut-turut Masyarakat Sipil Diserang

Insiden pertama terjadi pada Senin (27/4), disusul kejadian serupa pada Selasa (28/4) sekitar pukul 11.22…

16 hours ago

Pola Pengamanan di Papua Bakal Dievaluasi

Ia menegaskan, tujuan utama negara adalah melindungi seluruh rakyat Indonesia. Karena itu, pendekatan keamanan tidak…

17 hours ago

Bupati Silih Berganti Kondisi Jalan dan Selokan Tak Pernah Berubah

Hingga hari ini, meski zaman berubah, Pasar Lama Sentani tidak pernah benar-benar sepi. Di setiap…

18 hours ago

Serap Keluhan dan Aspirasi Hakim, Mulai Masalah Pengawasan hingga Kesejahteraan

Pertemuan tersebut dihadiri Ketua Bidang Pengawasan Hakim dan Investigasi KY, Abhan, yang memaparkan materi sekaligus…

19 hours ago

Sanksi Menanti yang Live Saat Jam Kerja

​Langkah ini diambil guna memastikan integritas pelayanan publik tidak terganggu oleh aktivitas pribadi di platform…

19 hours ago