BTM menilai Mamberamo Raya menyimpan potensi besar untuk mendorong peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Provinsi Papua. Menurutnya, kekayaan alam Mamberamo seperti sungai-sungai besar sangat potensial untuk dikembangkan menjadi sumber energi melalui Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA). Ia juga menyebut adanya sumber batu bara yang cukup besar di wilayah tersebut.
“Papua memang telah kehilangan beberapa sumber PAD seperti tambang emas Freeport, namun bukan berarti kita kehilangan segalanya. Kita masih punya aset yang tak kalah besar. Salah satunya ada di Mamberamo,” jelasnya.
Tak hanya Mamberamo, BTM juga menyebut Kabupaten Biak Numfor sebagai pusat produksi ikan terbesar di Tanah Papua. Ia meyakini, jika dikelola dengan serius, Biak dapat dikembangkan menjadi pusat perikanan internasional. Sementara itu, Kepulauan Yapen dan Serui juga memiliki potensi besar dalam budidaya rumput laut.
“Jika potensi rumput laut ini dikembangkan dengan baik, Yapen dan Serui bisa menjadi pusat industri pengolahan rumput laut yang berdaya saing,” ujarnya.
Selama dalam pelayaran, BTM mengaku banyak berbincang dengan para penumpang dan mendengar langsung keluhan serta harapan mereka. Hal ini, menurutnya, adalah bagian penting dari proses perjuangannya untuk membangun Papua.
Pengadilan Militer III-19 Jayapura sebagai salah satu penyelenggara peradilan di tingkat pertama mempunyai tugas untuk…
Kepala Kejaksaan Negeri Merauke Dr. Paris Manalu, SH, MH, didampingi Kepala Seksi Pemulihan Aset Arief…
Saat ini, Pemerintah Kota Jayapura telah melantik sebanyak 26 pimpinan OPD sebagai pejabat definitif. Namun…
Plt Kepala PELNI Cabang Merauke Sandi mengungkapkan, KM Tatamailau yang tiba dan sandar di Dermaga…
Untuk itu, Rustan Saru meminta Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Jayapura agar segera melakukan evaluasi menyeluruh…
Ketua Panitia Pelaksana Soleman Jambormias didampingi Wakil Ketua dan Sekretaris Panitia kepada wartawan mengungkapkan, Sidang…