

Haris E. Karubaba (foto:Mboik Cepos)
SARMI-Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Sarmi mengidentifikasi dua wilayah sebagai titik rawan dalam pelaksanaan Pemungutan Suara Ulang (PSU) mendatang. Kedua wilayah tersebut berada di Distrik Tor Atas dan Distrik Apawer Hulu, yang dikenal memiliki tantangan aksesibilitas tinggi.
Komisioner KPU Sarmi Divisi Penyelenggaraan dan Hukum, Haris E. Karubaba, mengungkapkan bahwa di Distrik Tor Atas, khususnya di Kampung Bora Bora dan Kampung Waf, terdapat dua Tempat Pemungutan Suara (TPS) yang hanya dapat diakses melalui jalur sungai. Pada Pilkada sebelumnya, logistik pemilu bahkan harus dikirim menggunakan pesawat.
“ Waktu pemilihan kepala daerah yang lalu, kita gunakan pesawat, tapi itu pun hanya bisa mendarat di distrik yang agak jauh. Jadi untuk menjangkau kedua kampung itu memerlukan waktu lebih lama. Meski begitu, proses pemilihan tetap berhasil dilaksanakan,” ujar Haris pada Rabu (18/6).
Page: 1 2
Sebagian dokter spesialis Rumah Sakit Daerah (RSUD) Merauke memilih mogok kerja pada Sabtu (9/5). Mereka…
Kapolres Jayawijaya melalui Kasat Binmas Polres Jayawijaya Iptu. Zabur Esomar pencarian dimulai sejak pukul 08.20…
Kunjungan rombongan tersebut ke Yalimo didampingi oleh Wakil Gubernur Provinsi Papua Pegunungan Dr. Ones Pahabol. …
Ketua PAK-HAM Papua Dr. Methodius Kossay, SH,.M.Hum, CT,.CMP menyatakan negara harus hadir secara nyata dalam…
Wakil Bupati Jayawijaya Ronny Elopere, S.IP, M.KP menyatakan dalam panen raya ikan air tawar, pemerintah…
Satuan Reserse Narkoba (Sat Resnarkoba) Polres Mimika melancarkan operasi senyap dengan menggerebek sebuah pabrik rumahan…