

Haris E. Karubaba (foto:Mboik Cepos)
SARMI-Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Sarmi mengidentifikasi dua wilayah sebagai titik rawan dalam pelaksanaan Pemungutan Suara Ulang (PSU) mendatang. Kedua wilayah tersebut berada di Distrik Tor Atas dan Distrik Apawer Hulu, yang dikenal memiliki tantangan aksesibilitas tinggi.
Komisioner KPU Sarmi Divisi Penyelenggaraan dan Hukum, Haris E. Karubaba, mengungkapkan bahwa di Distrik Tor Atas, khususnya di Kampung Bora Bora dan Kampung Waf, terdapat dua Tempat Pemungutan Suara (TPS) yang hanya dapat diakses melalui jalur sungai. Pada Pilkada sebelumnya, logistik pemilu bahkan harus dikirim menggunakan pesawat.
“ Waktu pemilihan kepala daerah yang lalu, kita gunakan pesawat, tapi itu pun hanya bisa mendarat di distrik yang agak jauh. Jadi untuk menjangkau kedua kampung itu memerlukan waktu lebih lama. Meski begitu, proses pemilihan tetap berhasil dilaksanakan,” ujar Haris pada Rabu (18/6).
Page: 1 2
Bagi Kota Jayapura, keberhasilan Nelce bukan sekadar prestasi seorang pelajar. Ada nama sekolah, keluarga, Kota…
Ada yang berbeda dari launching Persipura kali ini. Untuk pertama kalinya, rangkaian launching akan digelar…
Plt. Kepala BPS Papua, Akhmad Jaelani, mengatakan karakteristik wilayah Papua membuat proses pendataan membutuhkan…
Penyaluran bantuan pangan ini menyasar 37.401 penerima bantuan pangan yang tersebar di 25 kelurahan dan…
Dewan Pengurus Wilayah (DPW) Partai Amanat Nasional (PAN) Papua bersama seluruh DPD PAN tingkat kabupaten/kota…
Status baru sebagai ASN membawa tanggung jawab yang lebih besar untuk mengabdi kepada negara…