

Haris E. Karubaba (foto:Mboik Cepos)
SARMI-Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Sarmi mengidentifikasi dua wilayah sebagai titik rawan dalam pelaksanaan Pemungutan Suara Ulang (PSU) mendatang. Kedua wilayah tersebut berada di Distrik Tor Atas dan Distrik Apawer Hulu, yang dikenal memiliki tantangan aksesibilitas tinggi.
Komisioner KPU Sarmi Divisi Penyelenggaraan dan Hukum, Haris E. Karubaba, mengungkapkan bahwa di Distrik Tor Atas, khususnya di Kampung Bora Bora dan Kampung Waf, terdapat dua Tempat Pemungutan Suara (TPS) yang hanya dapat diakses melalui jalur sungai. Pada Pilkada sebelumnya, logistik pemilu bahkan harus dikirim menggunakan pesawat.
“ Waktu pemilihan kepala daerah yang lalu, kita gunakan pesawat, tapi itu pun hanya bisa mendarat di distrik yang agak jauh. Jadi untuk menjangkau kedua kampung itu memerlukan waktu lebih lama. Meski begitu, proses pemilihan tetap berhasil dilaksanakan,” ujar Haris pada Rabu (18/6).
Page: 1 2
Tindakan tidak terpuji terjadi di Distrik Muara Tami, Kota Jayapura. Seorang pria berinisial AK (31)…
Enam bulan pertama Tahun 2026 menjadi periode yang sarat tantangan bagi Kepolisian Daerah (Polda) Papua.…
Dalam video berdurasi kurang dari dua menit itu, tampak kendaraan operasional Dinas Lingkungan Hidup dan…
Kapolres Jayapura AKBP Dionisius V.D.P. Helan mengatakan hingga saat ini proses hukum terhadap kasus tersebut…
Sebagian kebiasaan tersebut telah menjadi rutinitas sehari-hari sehingga sering dianggap aman. Padahal, jika dilakukan terus-menerus,…
Berdasarkan data yang diungkapkannya, total biaya pelatihan untuk satu orang calon manajer koperasi mencapai angka…