Categories: PEGUNUNGAN

APBD 2026 Pemkab Jayawijaya Ditetapkan Rp 1,4 Triliun Lebih

WAMENA – Pemkab Jayawijaya bersama Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Jayawijaya resmi menetapkan APBD TA 2026 sebesar Rp 1,4 Triliun lebih, usai dilakukan rasionalisasi program dan kegiatan dari OPD, karena sebelumnnya mengalami defisit perencanaan sebesar Rp 45 Miliar.

Wakil Bupati Jayawijaya Ronny Elopere, S.IP, M.KP menyatakan dalam menetapkan APBD TA 2026 ini ada beberapa mata anggaran yang mengalami pasang surut atau naik dan turun, dimana untuk mata anggaran yang ditargetkan mengalami peningkatan itu hanya orsus Papua, sementara untuk DAU dan DAK itu mengalami penurunan.

“Ada beberapa item mata anggaran yang dari Sumber DAK dan DAU itu mengalami penurunan sehingga kami dari TAPD setelah melakukan pembahasan dengan Banggar DPRK Jayawijaya maka harus dilakukan penyesuaian program dan kegiatan dengan anggaran yang tersedia sehingga ditetapkan dengan keadaan berimbang,”ungkapnya Rabu (17/12) di Kantor DPRK Jayawijaya.

Menurutnya, Pendapatan daerah ditargetkan sebesar Rp.1.452.467.557.472,02 , dengan rincian Pendapatan Asli Daerah (PAD) sebesar Rp. 75.036.420.122,43, Pendapatan Transfer (TKD) Pusat dan dan Antar Daerah adalah sebesar Rp. 1.362.285.006.171,00 dan Lain-Lain Pendapat Daerah yang Sah adalah sebesar Rp. 15.146.131.179,00 ,

“Belanja daerah dapat dijelaskan bahwa belanja daerah tahun anggaran 2026 direncanakan adalah sebesar Rp.1.497.537.850.869,02, dengan rincian, Belanja Operasi sebesar Rp. 1.073.949.669.778,02 . Belanja Modal sebesar Rp. 114.730.839.662,00, Belanja Tak terduga adalah sebesar Rp.4.500.000.000,00,” bebernya

Page: 1 2

Juna Cepos

Share
Published by
Juna Cepos

Recent Posts

Kendalikan Inflasi, Gubernur Instruksikan Enam Langkah

Enam langkah itu meliputi pelaksanaan operasi pasar murah secara berkala untuk menjaga keterjangkauan harga, inspeksi…

58 minutes ago

Wali Kota Terima Aspirasi 314 K2 Asli Port Numbay

Pertemuan berlangsung penuh harapan dan suasana emosional, karena para tenaga K2 asli Port Numbay merasa…

2 hours ago

Komnas HAM Tolak Draft RUU HAM

Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) menyatakan penolakan tegas terhadap draft Rancangan Undang-Undang Hak…

3 hours ago

Warga Tak Perlu Lagi Bolak-Balik ke Pengadilan Untuk Sidang Adminitrasi Kependudukan

Terobosan baru yang dihadirkan Pemerintah Kota Jayapura melalui Disdukcapil bekerja sama dengan Pengadilan Negeri (PN)…

4 hours ago

Bentuk Staf Khusus Adat, Wali Kota Libatkan Para Ondoafi

Menurut Abisai Rollo, keberadaan para Ondoafi memiliki posisi yang sangat penting karena mereka merupakan pemilik…

5 hours ago

OAP Harus Jadi Pusat Utama Pembangunan

Menurutnya, keberhasilan pembangunan tidak cukup hanya dilihat dari besarnya proyek nasional maupun investasi yang masuk,…

6 hours ago