

PJ Bupati Jayawijaya Dr. Sumule Tumbo, SE, MM saat memberikan makanan tambahan kepada balita di halaman kantor Distrik Wamena Kota, insert pemberian makanan tambahan kepada ibu hami lyang dilakukan oleh kepala Distrik Wamena Kota Reyin Saday, S.IP (foto;Denny/ Cepos)
WAMENA – Realisasi janji layanan pemerintah kepada masyarakat kian terus dilakukan kali ini bersama dengan Puskesmas dan Distrik Wamena kota, dan PKK Kabupaten Jayawijaya, melakukan penanganan stunting dan Gizi buruk dengan pemberian makanan tambahan baik kepada Bayi, anak -anak dan juga ibu hamil dalam pemenuhan gizi.
Dalam pelaksanaannya RSUD Wamena mendatangkan ahli Gizi yang memberikan gambarang penyajian makanan dengan nutrisi yang seimbang dari bahan -bahan makanan yang dapat diperoleh masyarakat setiap hari di Wamena serta juga cara pengolahannya yang berbeda -beda untuk Bayi, Balita, Anak-anak dan Ibu hami.
PJ Bupati Jayawijaya Dr. Sumule Tumbo, SE, MM menyatakan pemerintah secara bertahap mulai mewujudnyatakan pelayanankesehatan dalam penanganan Stunting dan Gizi Buruk, pelaksanaan kegiatan ini merupan kolaborasi bersama dengan Tim Penggerak PKK Kabupaten Jayawijaya untuk kegiatan pecontohan penanganan stunting.
“Jadi Puskesmas Wamena Kota yang melaksanakan percontohan penanganan Stunting, bersama dengan PKK dan Distrik Wamena Kota menjadi tuan rumah yang memfasilitasi tempat pelaksanaan,”ungkapnya jumat (14/6) kemarin.
Menurutnya dalam kegiatan percontohan penanganan stunting dan gizi buruk ini pemerintah melalui Puskesmas Wamena kota benar -benar menjelaskan formulasi kadar gizi , dan juga diharapkan bisa memberikan makanan yang bergizi 3 kali sehari pagi, siang , sore agar mempercepat dan menurunkan angka stunting di Jayawijaya.
Page: 1 2
Aktivitas kantor di Sekretariat DPR Papua, Jumat (25/9) mendadak tegang. Ini lantaran sejumlah penyidik kejaksaan…
Kedatangan para tokoh adat dipimpin Ketua Lembaga Masyarakat Adat (LMA) Waropen di Tanah Tabi, Karlos…
Alih-alih masuk ke blok hunian utama, tim Ombudsman justru menemukan deretan bangunan yang menarik perhatian.…
Presiden Prabowo Subianto memutuskan membentuk Badan Pengelola Gambut dan Mangrove Nasional (BPGMN) untuk memperkuat pencegahan…
Juru Bicara BGN Tysa Novenny mengatakan keterlibatan sekolah menjadi bagian penting dalam membangun sistem pengawasan…
Banyak sekali kebun yang dibuat oleh warga. Lokasi yang harusnya ditumbuhi pepohonan besar tiba-tiba berubah…