Categories: METROPOLIS

Jelang Idul Adha, Stok dan Harga Daging Sapi Stabil

JAYAPURA – Menjelang Hari Raya Idul adha, harga daging sapi di sejumlah pasar tradisional di Kota Jayapura  masih terpantau stabil. Harga daging sapi di Pasar Induk Youtefa Kota Jayapura, Papua terpantau masih stabil yakni dengan harga Rp.140 ribu per kilogram sementara untuk harga tulang dibandrol Rp 75 ribu per kilogram.

Hal tersebut dikonfirmasi oleh salah satu pedagang daging sapi di pasar Induk Youtefa, Kota Jayapura, Papua, kepada Cenderawasih Pos, Jumat (14/6) dan bahkan kata dia, stok daging sapi di Kota Jayapura jelang hari Raya Idul Adha cukup aman.

“Stok daging sapi aman banyak sekali di pedagang, semuanya aman. Untuk harga masih setabil Rp 140 ribu per Kg,” kata Aesri (42) salah satu pedagang daging sapi di pasar Youtefa.

Aesri mengatakan stok daging sapi saat ini di kota Jayapura masih terpantau setabil. Daging sapi tersebut kata dia bersumber dari kabupaten Kerom, Jayapura maupun kota Jayapura. Biasanya penjualan tulang sapi meningkat mendekati lebaran. Dalam sehari, penjual daging sapi menghabiskan dua ekor sapi untuk melayani kebutuhan masyarakat

Ia mengungkapkan, kenaikan harga daging yang ia jual mendekati lebaran selisihnya tidak banyak. Dari harga sebelumnya Rp 140 ribu,  kemudian dinaikkan Rp 10 ribu menjadi Rp 150 ribu.

Hal itu disebabkan karena banyaknya penjual daging sapi pada momentum mendekati idul adha. Ia menambahkan, penjual lain biasanya lebih mahal harganya, ada yang sampai Rp150 ribu bahkan mendekati Rp160 ribu per kilogram.

Dia mengatakan stok daging yang dijualnya itu tidak begitu banyak, tergantung pesanan pelanggan. Satu hari jelang lebaran, kata dia hanya bisa menghabiskan satu ekor sapi atau lebih, karena biasanya pada saat hari-H lebaran, masyarakat banyak dibagikan daging kurban.

“Kalau tidak ada pesanan nggak berani stok banyak karena banyak yang dapat daging kurban, jadi dagingnya tidak laku. Tergantung pesanan saja. Tetapi kalau hari begini kita hanya bisa menghabiskan satu ekor sapi hingga dua ekor sapi saja,” pungkasnya. (kar/tri)

Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos

BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS  https://www.myedisi.com/cenderawasihpos

Juna Cepos

Recent Posts

Gereja Membela Harkat dan Martabat Manusia, Jangan Dinilai Gerakan Politik Praktis

   Mofu mengungkapkan bahwa HONAI dibentuk sebagai ruang bersama untuk menjawab berbagai persoalan kemanusiaan, terutama…

3 hours ago

Dorong Penyelesaian Hukum, Jangan Biarkan Pemalangan Jadi Kebiasaan

   Menurutnya, setiap penggunaan tanah masyarakat adat untuk kepentingan umum seharusnya telah melalui proses yang…

11 hours ago

Polisi Ungkap Hasil Labfor Pecahan Botol di Komnas HAM

   Direktur Reserse Kriminal Umum (Dirkrimum) Polda Papua, Kombes Pol Parasian H. Gultom, mengungkapkan bahwa…

12 hours ago

Siapkan Konsolidasi Besar Masyarakat Adat Tabi-Mamta

  Pertemuan yang dikemas dalam bentuk sidang pleno ini menjadi momentum penting untuk merumuskan agenda…

14 hours ago

Amankan Kendaraan Dinas, Pemprov Papua Libatkan Jaksa dan BPK

  Penjabat Sekretaris Daerah Papua Christian Sohilait, mengatakan penertiban kendaraan dinas dilakukan karena masih terdapat…

15 hours ago

Masa Tanggap Darurat Diperpanjang 7 Hari

   Rustan meminta seluruh warga terdampak, khususnya para pengungsi, untuk tetap bersabar sembari pemerintah mematangkan…

16 hours ago