“percontohan penanganan stunting dan gizi buruk ini akan kita masifkan ke 40 distrik yang ada di Jayawijayaguna mendapatkan hasil yang maksimal secara merata, sehingga seluruh kepala distrik dan kepala puskesmas dilibatkan agar bisa melakukan hal yang sama di setiap distrik dan kampung,” jelas PJ Bupati Tumbo
Dikatakan apabila pelayanan ini sudah dimasifkan ke 40 Distrik diharapkan program penurunan stunting ini bisa dilakukan dengan baik dan juga mendapatkan hasil yang baik dalam penurunan angka stunting di Jayawijaya, hal -hal yang belum sesuai dengan kebutuhan terkait dengan anggaran, ini komintem pemerintah untuk mengarahkan keberpihakan APBD untuk penanganan stunting dan gizi buruk.
“hasil koordinasi dari kepala distrik Wamena kota dan jajaran, Kepala Puskesmas Wamena Kota dan jajaran cukup baik sehingga antusias masyarakat untuk mendapatkan makanan tambahan yang bergizi dan edukasi yang diberikan penyajian makanan yang bergisi menggunakan pangan local bisa dilakukan sendiri,” kata Sumule Tumbo. (jo)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Page: 1 2
Dari 139 Kampung dan kelurahan di Kabupaten Jayapura, ternyata masih ada kampung yang berada di…
Ketua Tim Kerja Pengawasan Faktor Risiko Kesehatan Orang BKK Jayapura, dr. Danur Widura, menyatakan bahwa…
Kondisi ini menurutnya tidak hanya menimbulkan ketidaknyamanan bagi para pengendara, tetapi juga meningkatkan risiko kecelakaan…
Berdasarkan data Pelni, arus balik melalui KM Sinabung tujuan Jayapura kali ini mencatat penjualan tiket…
Karena selain mencukupi gizi anak sekolah, setiap SPPG harus mengalokasikan 10 persen untuk pencegahan stunting…
Insiden ini bermula saat sebuah speed boat rute Kampung Demba menuju Kabupaten Waropen terbalik setelah…