Yudha Daby menjelaskan jembatan timbang memang selama ini belum ada di wilayah Kabupaten Jayawijaya, padahal arus lalu lintas kendaraan darat dari Jayapura ke Wamena dan sebaliknya cukup tinggi dengan membawa muatan yang terkadang over kapasitas.
Kadis Perhubungan darat Kabupaten Jayawijaya menegaskan dengan adanya jembatan timbang maka dapat melakukan pengawasan muatan kendaraan angkutan barang untuk mencegah kerusakan infrastruktur jalan dan menjaga keselamatan lalu lintas.
“Jembatan timbang ini jadi dibangun maka kami akan tegas terhadap kendaraan yang digunakan sebagai kendaraan lajuran Jayapura-Wamena atau pun sebaliknya harus sesuai prosedur,”bebernya
Ia juga menambahkan jika tentunya dengan adanya jembatan timbang ini bisa mengukur kapasitas angkut dari itu tidak boleh berlebihan dari kapasitan kendaraan yang digunakan, dan ini juga untuk keselamatan pengendara. “kendaraan harus sesuai setelan pabrik dan tidak boleh dimodifikasi yang bertentangan dengan peraturan yang berlaku,”tutupnya. (jo/wen)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Page: 1 2
Perjalanan itu dimulai sekitar akhir 2015 hingga awal 2016. Saat itu, Mamik yang masih berprofesi…
Jeda operasi militer ini muncul ketika perang yang semula diperkirakan hanya berlangsung beberapa pekan justru…
Regulasi ini mencabut Peraturan Menteri PANRB Nomor 20 Tahun 2021 yang dinilai sudah tidak sesuai…
Wakil Rektor Bidang Perencanaan, Kerjasama, dan Umum Uncen, Ferdinand Risamasu, menyampaikan bahwa keberadaan unit…
Hanya saja untuk mendapatkan data terkait ini pihak sekretariat nampaknya masih sulit memberikan penjelasan. Meski…
Wali Kota Jayapura, Dr. Abisai Rollo, mengatakan pelepasan rumah ikan merupakan salah satu langkah…