

Pj Gubernur, Agus Fatoni dan forkopimda lainnya berjalan ke luar ruangan usai menggelar rapat koordinasi kunjungan kerja Wapres, di Gedung Negara, Senin (15/9). (foto:Elfira/Cepos)
JAYAPURA – Wakil Presiden Indonesia, Gibran Rakabuming Raka dijadwalkan akan berada di Provinsi Papua selama dua hari (17-18 September). Ada serangkaian kegiatan yang akan dilakukan orang nomor dua di Indonesia itu. berdasarkan Satwilpers, pada Rabu 17 September, Gibran akan tiba di Bandara Sentani sekira pukul 09.05 WIT.
Lalu dihari yang sama, sekira pukul 10.00 WIT ia akan berkunjung ke SMPN 2 Sentani meninjau makan bergizi gratis (MBG). Kemudian pada pukul 10.30 WIT melanjutkan kunjungan ke Puskesmas Kampung Harapan untuk mengecek program kesehatan gratis. Selanjutnya Gibran akan ke Gedung Keuangan Negara dan BP3OKP dan ke Gedung Negara untuk pertemuan bersama Forkompimda Papua. Setelah itu ia akan beristirahat di Swisbel-Hotel Jayapura.
Kemudian pada Kamis (18/9). Putra pertama Jokowi ini akan meninjau PPI Hamadi, Pasar Induk Youtefa meninjau dan menyapa masyarakat, ke Sekolah Rakyat di Kemensos Tanah Hitam lalu meninjau RSUP Jayapura di Konya. Agenda selanjutnya adalah pada pukul 11:00 WIT, kakak dari Kaesang ini langsung menuju Bandara Sentani.
Terkait dengan kunjungan Wapres tersebut, Pemerintah Provinsi Papua, unsur Forkopimda, TNI-Polri dan unsur terkait telah menggelar rapat koordinasi kunjungan kerja Wapres ke Jayapura, di Gedung Negara, Senin (15/9). Pj Gubernur Papua, Agus Fatoni menyampaikan, ada 11 titik yang direncanakan untuk kegiatan Wakil Presiden.
Page: 1 2
Sebelumnya, Menteri Dalam Negeri menyebut efisiensi anggaran bagi pemerintah daerah masih berlanjut pada 2027. Para…
Merespon terkait dengan itu, Pengamat Kebijakan Publik Papua, Dr. Methodius Kossay, menyatakan bahwa tindakan suspend…
Penegasan tersebut disampaikan menyusul adanya pernyataan dari kelompok yang mengatasnamakan TPNPB yang mengancam akan menggagalkan…
Fakhiri mengatakan, kejadian serupa sebenarnya pernah terjadi di sejumlah daerah. Namun, khusus untuk Papua,…
Kementerian Keuangan (Kemenkeu) memastikan posisi utang pemerintah sebesar Rp10.000 triliun hingga pertengahan 2026 masih terkendali…
Gubernur Papua Pegunungan Dr. (HC) Jhon Tabo, SE, M.B.A menyatakan penggunaan dana otsus saat ini…