Secara terpisah pihak keluarga korban Natalis Dabi menyatakan sewaktu keluarga melihat postingan itu, keluarga menilai jika apa yang dilakukan oleh peniet Pahabol membunuh karir dari Drs. Wasuok Siep, sebab mereka menaikan Flayer itu menggunakan nama Wasuok Siep .
“Kalau mereka menggunakan Jabatan PJ Sekda Provinsi Papua Pegunugan kami bisa terima karena pemerintah memang butuh kritik , tapi kalau menggunakan Wasuok siep kami tidak terima oleh karena itu kami buat laporan polisi untuk meminta di klarifikasi,” katanya.
Ia juga mengaku keluarga mau oknum mahasiswa ini harus bertanggungjawab untuk klarifikasi, karena mereka masukan Proposal itu tidak semata -mata harus sekwan yang mengambil keputusan, masih ada PJ Gubernur juga yang harus tahu dan bisa diarahkan ke Dinas teknis tapi mereka salah kaprah, sehingga keluarga merasa di rugikan.
“Harusnya mahasiswa harus tahu kalau Wasuok siep ini orang tua mereka juga , dan orang tua kita jangan mencemarkan nama baik Bapa, oleh karena itu kami minta mereka klarifikasi dan pulihkan nama baik Wasuok Siep,”tutup Natalis Dabi (jo)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Page: 1 2
Kapolres Merauke AKBP Leonardo Yoga melalui Kaur Bin Ops Satreskrim Polres Merauke, Ipda Stevend Dapo,…
Koordinator Devisi Perencanaan, Data dan Informasi KPU Provinsi Papua Pegunungan Naftali Emmanuel Pawika mengatakan rekapitulasi…
Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Papua Barat Daya, Atika Rafika yang dalam hal…
Bupati Jayawijaya Atenius Murib, SH, MH sebelum pertemuan ini, pihaknya telah meminta kepada kepala dinas…
Sekretaris Asosiasi 328 Kepala Kampung Se Jayawijaya Sem Uaga menegaskan jika menyikapi adanya informas yang…
Kedua tersangka masing-masing berinisial EK dan RS. Tersangka EK diduga terlibat dalam kasus pembunuhan terhadap…