

JAYAPURA-KM Sumber Harapan yang mengangkut 20 ton Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis bensin dari Serui terbakar saat sandar di Pelabuhan Sungai Kasonaweja, Distrik Mamberamo Raya, Jumat (12/4) sekira pukul 03.20 WIT.
Kapolres Mamberamo Raya, AKBP Alexander Louw menyebutkan, dari hasil pemeriksaan yang dilakukan oleh Tim Reskrim Polres Mamberamo Raya terhadap 4 ABK Kapal dengan inisial S (35), A (23), A (30) dan H (46). Dimana api berasal dari arah depan kapal.
“Dimungkinkan kebakaran tersebut akibat hubungan arus pendek listrik,” ucap Kapolres saat dikonfirmasi Cenderawasih Pos, Minggu (14/4) kemarin.
Empat saksi yang terdiri dari ABK Kapal tersebut kata Kapolres sudah dikembalikan usai dimintai keterangan, dan tim Penyidik Reskrim Polres Mamberamo Raya masih menyelidiki kasus terbakarnya Kapal yang mengangkut 20 ton BBM tersebut. “Akibat kebakaran tersebut, kerugian diperkirakan sekitar Rp 500 juta,” kata Kapolres.
Ia menuturkan, kejadian tersebut terjadi sekira pukul 03.20 WIT. Dimana saat itu para saksi sedang tidur tiba-tiba saksi mendengar bunyi ledakan, setelah itu keluar untuk mengecek ternyata api sudah membesar di depan kapal, kemudian saksi berusaha untuk memadamkan api dengan air namun api tambah membesar.
Sekira pukul 03.30 WIT, api semakin membesar dan mau merambat ke perumahan warga sehingga masyarakt yang datang ikut membantu memadamkan api. Namun api tidak bisa dipadamkan, sehingga masyarakat memotong tali pengikat kapal dan kapal tersebut hayut dalam keadaan api masih menyala.
“Api merambat ke bagian depan kapal tiga samudara milik H. Idris yang ada di belakang, namun dengan cepat diselamatkan sehingga hanya bagian depan kapal tersebut yang terbakar,” terangnya.
Adapun korban dalam hal ini pemilik kapal Sumber Harapan yakni Rasid (38) dan H Idris (54) pemilik Kapal Tiga Samudra. Dalam kejadian tersebut tak ada korban jiwa, sementara situasi di Mamberamo Raya Kondusif. (fia/tri)
Panglima Komando Gabungan Wilayah Pertahanan (Pangkogabwilhan) III, Letjen TNI Lucky Avianto, menyatakan satuan tugas TNI…
Menurut Abisai Rollo, tingginya angka kebakaran dalam beberapa waktu terakhir harus menjadi perhatian serius semua…
Para Gubernur dan Bupati/Wali Kota se-Tanah Papua melakukan Forum Koordinasi Strategi Percepatan Pembangunan. Pertemuan ini…
Gubernur Papua Matius D Fakhiri meminta masyarakat adat dilibatkan dalam pengelolaan saham PT Papua Divestasi…
Pemerintah Kabupaten Jayapura melalui Kepala Bidang Kesehatan Hewan dan Kesehatan Masyarakat Veteriner Dinas Perkebunan dan…
Berdasarkan hasil monitoring, wilayah Zona Musim (ZOM) seperti Kabupaten Jayapura, Keerom, dan Sarmi saat ini…