

PJ Bupati Jayawijaya Dr. Sumule Tumbo, SE, MM saat melakukan panen Padi bersama OPD dan Perwakilan Muspida Jayawijaya. (FOTO:Denny/ Cepos)
WAMENA – Pemda Jayawijaya kembali melakukan panen raya padi, tebar benih dan panen ikan di kampung Elabukama Distrik Musatfak dimana masyarakat sangat antusias dan pemerintah daerah juga semangat untuk menfasilitasi menyediakan bibit dan tractor sehingga lahan yang tidu ini harus dibuka dan bisa berproduksi.
PJ Bupati Jayawijaya Dr. Sumule Tumbo menyatakan bahwa pemerintah meminta untuk lahan yang tidur ini segera diaktifkan kembali seperti 12 hektar sawah yang telah berproduksi serta saat ini dilakukan panen sehingga lahan produksi ini bisa lebih luas lagi.
“Awalnya kita berikan kewajiban setiap distrik itu 1 hektar, namun sekarang ini sudah mencapai lebih dari apa yang telah ditargetkan pemerintah sehingga kami berterimakasih kepada tokoh masyarakat di kampung Elabukama yang memiliki kekompakan yang baik dalam membuka lahan pertanian,”ungkapnya Rabu (12/6) kemarin di Distrik Musatfak.
Menurutnya antusias masyarakat dalam membuka lahan pertanian seperti ini yang akan menggerakan pemerintah untuk mengarahkan APBD untuk keberpihakan kepada masyarakat dengan memberikan bantuan -bantuan sesuai dengan kebutuhan dari masyarakat yang membuka lahan pertanian. (jo)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Fakhiri menegaskan, penguatan regulasi Otonomi Khusus menjadi penting agar pembangunan di Papua tetap berjalan meski…
Ketiga terdakwa tersebut yakni J. Victor Davis yang merupakan pilot dari pesawat Piper PA 23-250…
Penanganan kasus kerusuhan usai laga Persipura Vs Adhyaksa di Stadion Lukas Enembe, menemukan fakta baru.…
Selasa (12/5) pagi kemarin, layanan posko pengaduan masyarakat di Polres Jayapura terlihat sudah didatangi masyarakat…
Dimana pihak perusahaan telah mendapatkan izin operasional dari pemerintah pusat. Tinggal langkah terakhir yaitu meminta…
Pertemuan ini bukan sekadar seremoni. Ini adalah upaya krusial untuk mengkalibrasi ulang implementasi Otonomi Khusus…