Categories: PEGUNUNGAN

Minta Perpanjang Jadwal Penginputan Dokumen Calon Bupati Perseorangan

Dari Aksi Demo Solidaritas Peduli Demokrasi Kabupaten Jayawijaya

WAMENA – Solidaritas Peduli Demokrasi Kabupaten Jayawijaya Provinsi Papua Pegunungan mendatangi Kantor KPU Kabupaten Jayawijaya guna melakukan aksi untuk meminta memperpanjang jadwal penginputan dokumen calon Bupati perseorangan selama satu bulan sebab dengan kondisi jaringan internet yang tidak memadai waktu 5 hari yang diberikan KPU sangat tidak cukup.

Berdasarkan peraturan PKPU No. 3 tahun 2014 dan PKPU No. 3 tahun 2022 maka jadwal pendaftaran yang dikeluarkan oleh komisionr selama 5 hari terhitung tanggal  8 – 12 mei 2024 sangat tidak cukup untuk menyiapkan persyaratan atau dokumen dan penginputan persyaratan,  selain itu juga di wamena jaringan internet tidak memadai  untuk men upload dokumen.

Koordinator Aksi Hengky Hilapok mengatakan pihaknya meminta kepada komisioner KPU kabupaten Jayawijaya agar KPU memahami situasi dan kondisi jaringan internet yang tidak mendukung dalam proses penginputan dokumen calon bupati dan wakil bupati perseorangan dalam hal ini akan berpengaruh dalam proses demokrasi yang terbuka bagi semua warga negara yang ingin berpartisipasi.

“Dengan kondisi jaringan yang kurang baik di Jayawijaya mengalami kewalahan penginputan data dan itu sangat berpengaruh pada proses demokrasi di Jayawijaya,” ungkapnya dalam aksi di halaman kantor KPU Jayawijaya Sabtu (11/5) kemarin

Ia menegaskan, komisioner KPU Jayawijaya dan staf untuk jangan mempersulit anak-anak putra daerah pemilik Balim untuk turut berpartisipasi dalam proses demokrasi pemilihan kepala daerah kabupaten Jayawijaya 2024.

” Anak Balim punya hak yang sama, tidak boleh dipersulit dalam memenuhi persyaratan dengan kinerja KPU maupun staf disini, KPU harus menghargai undang-undang nomor 21 tahun 2001 Jo UU No 22 tahun 2021 atas keberpihakan terhadap OAP atas hak politiknya.”tegasnya

Page: 1 2

Juna Cepos

Share
Published by
Juna Cepos

Recent Posts

Pesawat Dibakar, Pilot Ditembak, Pelaku Langsung Berpose

Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) atau Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat-Organisasi Papua Merdeka (TPNPB-OPM) mengklaim bertanggung…

4 hours ago

Marinus Yaung: KKB Tidak Akan Mendapat Dukungan dan Simpati Asing

Menurutnya para elit politik Papua di wilayah Papua Pegunungan, harus bisa membuka ruang-ruang komunikasi dengan…

5 hours ago

Presiden Perlu Evaluasi Operasi Keamanan di Papua

Menyikapi peristiwa itu, Kepala Komnas HAM RI Perwakilan Papua, Frits Ramandey, mengeluarkan pernyataan sikap yang…

6 hours ago

Singgung Demo Ditahan, Konvoi Bola Dibebaskan

Kepercayaan masyarakat merupakan modal utama bagi setiap institusi penegak hukum. Sekali kepercayaan itu tumbuh, masyarakat…

7 hours ago

Okto Disebut Sebagai Wakil Komandan TPNPB-OPM

Kepala Penerangan Koops TNI Habema, Letkol Inf M. Wirya Arthadiguna, menjelaskan bahwa insiden tersebut bermula…

8 hours ago

Cetak Sawah Baru di Sota Masih Terkendala Penolakan Warga

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang Kabupaten Merauke Leo Patria Mogot menjelaskan,   secara…

9 hours ago