Hilapok juga meminta kepada KPU untuk Perhatikan baik hak politik OAP atau anak Balim dalam pilkada 2024, oleh karena itu Segera perpanjangan waktu selama satu bulan ke depan terhitung mulai hari ini tanggal 11 Mei sampai dengan 11 Juni 2024.
” 5 hari waktu yang tidak cukup sehingga segera perpanjang satu bulan, jika permintaan kami tidak di akomodir maka kami akan melakukan aksi boikot pemilu dan menyatakan tidak percaya atas kinerja KPU Jayawijaya yang tidak bisa menyesuaikan dengan situasi dan kondisi yang ada di jayawijaya,”bebernya
Sementara itu KomisionerKPU Jayawijaya Devisi Teknis Pelaksanaan Yoel Logo mengatakan jadwal pelaksanaan tahapan telah diatur dalam PKPU karena itu KPU Jayawijaya tidak bisa putuskan tapi akan Koordinasikan dengan atasan yaitu KPU Provinsi Papua Pegunungan.
“ini juga bagian dari tanggapan masyarakat sehingga kami sampaikan banyak terimakasih dan ini belum kami pastikan karena masih dalam koordinasi sehingga, sesuai dengan waktu yang ada bisa mulai persiapkan diri,” tutupnya. (jo)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Page: 1 2
Penjabat Sekretaris Daerah Papua, Christian Sohilait, mengatakan bantuan yang disalurkan telah disesuaikan dengan kebutuhan…
Pemerintah Kota Jayapura memperkuat penanganan pascakebakaran yang melanda kawasan Dok V, Kelurahan Mandala, dengan melibatkan…
Gubernur Papua, Matius D Fakhiri mengatakan, pembayaran TPP tersebut telah disiapkan dan anggarannya dipastikan…
Ketua Komisi D DPRK Kota Jayapura, Deli L. Watak, menegaskan penanganan pascakebakaran tidak boleh…
Jadi aparat mendatangi lokasi setelah memperoleh informasi hasil penyidikan mengenai rencana berkumpulnya kelompok Batalyon Eden…
Bayangkan saja jika satu kota dilanda cuaca ekstrim seperti hujan es selama berbulan-bulan dan tak…