

Wakil Bupati Jayawijaya Ronny Elopere saat memimpin rapat penanganan banjir bersama Dinas PU Provinsi Papua Pegunungan, BPJN, DPRK Jayawijaya dan DPRP Papua Pegunungan di Kantor Bupati Jayawijaya, Jumat (11/4). (foto:Denny/ Cepos)
WAMENA– Pemkab Jayawijaya memastikan penanganan banjir di Kota Wamena dan sekitarnya akan ditangani tiga instansi pemerintah sesuai dengan kewenangan yang dimiliki, yakni Pemkab, Pemprov Papua Pegunungan dan Balai Pelaksana Jalan Nasional (BPJN).
Hal ini disepakati saat rapat bersama antara Pemprov, Pembkab, BPJN, DPRK Jayawijaya di Kantor Bupati Jayawijaya, Jumat (11/4). Menyapakati penanganan banjir iilakukan sesuai dengan kewenangan masing -masing pihak.
“Banjir yang terjadi di Kota Wamena ini ada di wilayah atau jalan yang ditangani Pemkab Jayawijaya, ada juga yang ruas jalan provinsi dan juga ruas jalan nasional. Sehingga penanganannya harus dilakukan bersama,” ucap Wakil Bupati Jayawijaya, Ronny Elopere
Dalam rapat tersebut, wakil bupati meminta agar penanganannya dilakukan sesuai kewenangan masing -masing. Artinya untuk kebupaten akan melihat ruas drainnase yang tersumbat di jalan kabupaten, begitu juga dengan Pemprov Papua Pegunungan dan juga BPJN yang menanganani ruas jalan nasional.
“Contohnya seperti ruas jalan nasional di Hom -hom dan ruas Jalan Sinakma -Habema yang merupakan jalan nasional, sehingga penanganan dari BPJN difokuskan di situ. Apabila ada aliran kali yang mengecil atau tersumbat bisa dinormalisasi,”jelas Ronny
Wabub Jayawijaya meminta kepada Pemprov Papua Pegunungan dan BPJN mempercepat kegiatan normalisasi kali yang ada di dalam Kota Wamena, sebab masyarakat juga mendesak pemerintah agar segera melakukan itu.
“Dri DPRP Papua Pegunungan juga menekankan kepada Dinas PU Provinsi Papua Pegunungan segera melakukan normalisasi kali di dalam Kota Wamena. Sebab ini darurat,” tegas mantan Anggota DPRK Jayawijaya ini.
Kata Wabup Jayawijaya, dari pertemuan ini i harus mengambil langkah yang cepat untuk penanganan banjir, sebab sampai saat ini cuaca di Jayawijaya tak bisa ditebak dan masih sering terjadi hujan, sehingga apa yang bisa dilakukan secepatnya akan dilakukan.
“Kita harap penanganannya segera dilakukan agar masyarakat tidak menjadi korban saat banjir,” pungkasnya. (jo/fia).
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Personel Satgas Operasi Damai Cartenz 2026 menangkap seorang pemuda berinisial EK (18) di Kampung Bilogai,…
Tim Kolaborasi Pesta Babi menegaskan, Mama Yasinta merupakan sosok yang telah lama memperjuangkan hak-hak masyarakat…
Dengan lantang, para pemuda ini meneriakkan slogan “Tolak PSN, Papua Bukan Tanah Kosong”. Seruan tersebut…
Pelantikan tersebut menjadi momentum penting bagi Partai Golkar untuk memperkuat konsolidasi organisasi sekaligus menegaskan target…
Diskusi menghadirkan sejumlah narasumber, di antaranya Gubernur Papua Selatan Apolo Safanpo, Kepala Komnas HAM Papua…
Mama Sinta menegaskan keberangkatannya ke Jakarta dilakukan atas kemauan sendiri dan menggunakan biaya pribadi. Tujuannya…