Sementara itu, Direktur RSUD Ilaga Elpina Kogoya, merasa haru. Bahkan saat menyampaikan sambutannya dirinya sempat meneteskan air mata.
Dirinya mengakui selama dua tahun belakangan ini, dirinya terus membangun komunikasi yang intens dengan Dinas Kesehatan Provinsi Papua Tengah, dan juga Kemenkes RI. Sehingg jasil kerja kerasnya bersama tim akreditasi RSUD Ilaga telah membuahkan hasil. Padahal awalnya RSUD Ilaga mau ditutup, namun dari pihak Kemenkes memberikan batas waktu sampai Oktober 2024, hingga akhirnya tim Komisi Akreditasi Rumah Sakit (KARS) akreditasi bisa datang melihat langsung RSUD Ilaga.
“Ini semua karena campur tangan Tuhan. Kerja keras tim rumah sakit, kekompakan kami itu yang membuat kami melaksanakan akreditasi saat ini,” tutupnya.(Diskominfo Puncak)
Pengungkapan berawal dari kecurigaan seorang kru maskapai Asian One berinisial MAAP terhadap sebuah paket titipan…
Wali Kota mengungkapkan bahwa sejumlah pedagang buah musiman sempat mengajukan permohonan secara langsung untuk berjualan…
Pemeriksaan ini dilakukan penyidik setelah yang bersangkutan ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi terhadap…
Dalam gugatan yang terdaftar dengan nomor 145/PUU-XXIII/2025 tersebut pemohon menyoroti Pasal 8 di UU Pers…
Di ruangan yang dindingnya bercat putih ini, proses belajar mengajar berlangsung. Matematika, cerpen, hingga menggambar…
Yusfitriadi menyampaikan, persoalan pertama terletak pada persyaratan pengangkatan PPPK. Ia mempertanyakan absennya ketentuan masa kerja…