

Alman S. Imbiri (foto:Sulo/Cepos)
MERAUKE – Upaya pencarian terhadap ABK KM Farhan Sanjaya bernama Elton Frenly Pesolma (23) dilaporkan hilang tenggelam ditengah laut setelah terjatuh dari kapal pada 29 September 2024 sekitar pukul 18.30 WIT, lalu akhirnya dihentikan. Penghentian itu setelah 7 hari pencarian, korban tak kunjung ditemukan.
‘’Setelah kita melakukan upaya pencarian selama 7 hari dan tak kunjung ditemukan akhirnya pencarian itu kita tutup 2 hari lalu,’’ kata Kepala Pencarian dan Pertolongan Merauke Alman S. Imbiri, kepada wartawan di temui di ruang kerjanya, Kamis (10/10).
Alman menjelaskan bahwa operasi pencarian ini ditutup karena sesuai dengan SOP pencarian hanya dapat dilakukan selama 7 hari. Dengan perhitungan bahwa selama 7 hari tersebut kemampuan manusia bertahan hidup tanpa makan dan minum saat hanyut di laut.
‘’Selama 7 hari itu yang bisa negara bantu. Karena tentunya, dalam upaya pencarian ini kita menggunakan BBM dan sumber daya yang ada yang secara administrasi kita pertangungjawabkan. Kalau lebih dari itu nanti diperiksa. Kecuali, jika ada tanda-tanda korban ditemukan,’’ katanya. Namun begitu, lanjut Alman S. Imbiri bahwa pencarian tetap dilakukan oleh pihak keluarga korban.
Page: 1 2
Aktivitas kantor di Sekretariat DPR Papua, Jumat (25/9) mendadak tegang. Ini lantaran sejumlah penyidik kejaksaan…
Kedatangan para tokoh adat dipimpin Ketua Lembaga Masyarakat Adat (LMA) Waropen di Tanah Tabi, Karlos…
Alih-alih masuk ke blok hunian utama, tim Ombudsman justru menemukan deretan bangunan yang menarik perhatian.…
Presiden Prabowo Subianto memutuskan membentuk Badan Pengelola Gambut dan Mangrove Nasional (BPGMN) untuk memperkuat pencegahan…
Juru Bicara BGN Tysa Novenny mengatakan keterlibatan sekolah menjadi bagian penting dalam membangun sistem pengawasan…
Banyak sekali kebun yang dibuat oleh warga. Lokasi yang harusnya ditumbuhi pepohonan besar tiba-tiba berubah…