

PPT- PPP Provinsi Papua pegunungan dan Kabupaten Jayawijaya saat memberikan Sosialisasi di Gedung Dekanat Pegunungan Tengah Papua. (Denny/ Cepos)
WAMENA – Perempuan Papua yang tergabung dalam forum Perempuan Pegunungan Tengah di Provinsi Papua Pegunungan (PPT- PPP) menyatakan akan memperjuangkan hak dan martabat perempuan di Provinsi Papua Pegunungan melalui oragnasisasi tersebut.
Dimana Hak-hak perempuan itu antara lain, hak politik, hak perempuan dalam birokrasi, ekonomi , pendidikan dan kesehatan serta berbagai hal lainnya agar perempuan juga setera dengan laki – laki dalam pengambilan keputusan apapun.
Ketua PPT- PPP Refina Suhuniap mengatakan, untuk tujuan tersebut pihaknya telah membentuk organisasi bernama PPT- PPP agar di wadah tersebut bisa memperjuangkan berbagai hak perempuan di Provinsi Papua Pegunungan agar bisa setara dengan laki –laki.
“ organisasi kami secara resmi sudah terdapftar dan kami mau ingin untuk setara dengan perempuan-perempuan lain selain dari kabupaten maupun provinsi-provinsi lain” ungkapnya jumat (8/3) saat sosialisasi dan penyerahan nota tugas pengurus PPT- PPP Kabupaten Jayawijaya di aula dekenat Pegunungan Tengah di Wamena
Suhuniap mengatakan, harapannya melalui organisasi perempuan yang bernama PPT- PPP bisa menjadi wadah saluran aspirasi dan suara perempuan dari 8 Kabupaten yang ada di Papua Pegunungan sehingga kedepan perempuan Papua juga punya hak yang setara dengan laki-laki terutama dalam pengambilan keputusan untuk pembangunan dan perubahan bersama di daerah.
“Harapan kami kedepan bahwa, bagaimana caranya sampai kami juga punya hak-hak yang sama dalam birokrasi dan segala macam itu kami di nomor duakan sehingga dengan berdasarkan organisasi yang kita bisa hadirkan di tingkat provinsi untuk merangkul 8 kabupaten supaya hak-hak mereka juga bisa diakomodir setera dengan laki. Jadi kami tidak mau marginalisasi sepihak” katanya.
Page: 1 2
Akar dari permasalahan ini dibongkar oleh Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Tito Karnavian. Dalam Rapat Kerja…
Kepala Rumah Sakit Bhayangkara Jayapura, Kombes Pol Rommy Sebastian, menjelaskan bahwa korban selamat bernama Agnes…
Di berbagai wilayah Papua, tantangan pendidikan masih menjadi perhatian, mulai dari keterbatasan akses pendidikan tinggi…
Dikatakan, untuk LPG 12 kg dijual dengan harga Rp 410.000. Sementara untuk LPG ukuran 5,5…
Media sosial Rabu (10/6) siang kemarin dihebohkan dengan beredarnya sebuah video yang memperlihatkan dugaan menu…
Pejabat Sementara Kasubdit Patroli Polairud Polda Papua, AKP Wilston Latuasan, menegaskan bahwa menjaga kelestarian ekosistem…