

Antrian masyarakat di Kantor Dinas Kependudukan dan catatan sipil Kabupaten Jayawijaya jelang memasuki tahun ajaran baru Senin (8/6). (foto:Denny/ Cepos)
WAMENA – Memasuki musim penerimaan siswa baru, kantor Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Kabupaten Jayawijaya diserbu warga. akibatnya antrean panjang dari masyarakat tak terhindarkan dalam beberapa hari terakhir karena banyaknya orang tua yang harus mengurus dokumen-dokumen kependudukan anak-anak mereka.
Plt. Kepala Dinas Dukcapil Kabupaten Jayawijaya, Yohanes Penius Lani, S.Kom, M.PWK menjelaskan bahwa lonjakan ini terjadi karena banyak warga yang perlu melakukan perbaikan akta kelahiran, kartu keluarga (KK), hingga pengurusan KTP dan Kartu Identitas Anak (KIA).
“Banyak orang tua yang datang untuk menyesuaikan nama anak dari ijazah SD mereka agar cocok dengan Kartu Keluarga,” ungkapnya Senin (8/6).
Ia mengungkapkan, situasi sempat sedikit terhambat karena dalam 4 hari terakhir jaringan di Dukcapil Jayawijaya sempat mengalami masa perawatan (maintenance), hal ini otomatis mempengaruhi kecepatan proses pencetakan dokumen fisik yang diperlukan masyarakat untuk tahun ajaran baru ini
Menurutnya, menyikapi keterbatasan waktu tersebut, Dukcapil Jayawijaya bergerak cepat memberikan solusi. Warga yang dokumennya masih dalam proses tidak perlu panik. Dukcapil akan mengeluarkan Surat Keterangan (Suket) resmi yang ditandatangani oleh Kepala Dinas atau Sekretaris Dinas yang bisa digunakan sementara waktu.
Page: 1 2
Aktivitas kantor di Sekretariat DPR Papua, Jumat (25/9) mendadak tegang. Ini lantaran sejumlah penyidik kejaksaan…
Kedatangan para tokoh adat dipimpin Ketua Lembaga Masyarakat Adat (LMA) Waropen di Tanah Tabi, Karlos…
Alih-alih masuk ke blok hunian utama, tim Ombudsman justru menemukan deretan bangunan yang menarik perhatian.…
Presiden Prabowo Subianto memutuskan membentuk Badan Pengelola Gambut dan Mangrove Nasional (BPGMN) untuk memperkuat pencegahan…
Juru Bicara BGN Tysa Novenny mengatakan keterlibatan sekolah menjadi bagian penting dalam membangun sistem pengawasan…
Banyak sekali kebun yang dibuat oleh warga. Lokasi yang harusnya ditumbuhi pepohonan besar tiba-tiba berubah…