Pengembangan Kacang kedelai ini, lanjut Sekda, memang ada ada tersebar di beberapa distrik, namun untuk di wilayah Distrik Musatfak ini cukup menjanjikan sebab kalau dilihat pertanian ini cukup bagus dan ini rata –rata di seluruh Jayawijaya ikut mendukung menggali potensi pengolahan Kacang Kedelai.
Ditempat yang sama Kepala Dinas Pertanian Dan Peternakan Kabupaten Jayawijaya, Hendri Tetelepta menyatakan Pengembangan Kacang Kedelai ini termauk dalam Pangan Komoditi nasional, tapi kalau di Jayawijaya pangan utama local ini ubijalar dan keladi , tapi yang masuk dalam program utamnaya adalah pangan utama local, tapi tak menutup kemungkinan menjadi pangan utama nasional seperti padi jangung dan kedelai,
“pengembangan kacang kedelai ini sekarang ini tersebar di beberapa distrik seperti Wouma atas , Musatfak, Helalua, Hubikosi, Asologaima da nada beberapa lagi bibit kecang kedepali yang kita baru tanami di beberapa tempat pada bulan oktober kemarin yang dibiayai oleh otsus,”jelasnya(jo)
Page: 1 2
Wakil Ketua Umum MUI, Buya Anwar Abbas, menilai pembatasan akses terhadap rekening nasabah, termasuk dalam…
Melalui akun media sosial pribadinya, Mahfud melontarkan pandangan bernada heran namun tetap terbuka terhadap inovasi…
Penyidik Polres Merauke menetapkan MR (31), ayah kandung korban, sebagai tersangka dalam kasus pembunuhan terhadap…
Ketua Koordinator Penghubung Komisi Yudisial RI Wilayah Papua, Dr. Methodius Kossay, S.H., M.Hum., CT., CMP,…
- Angka kemiskinan di Kota Jayapura mengalami peningkatan menjadi 12,03 persen pada 2025. Kondisi tersebut…
–DPR Papua meminta Pemerintah Provinsi Papua memastikan pengelolaan Dana Cadangan senilai Rp134,02 miliar dilakukan secara…