

Sekda Jayawijaya Thony M Mayor, SPD, MM didampingi Kepala Distrik Musatfak, Kepala amongg Tamia dan Kepala Dinas Pertanian Saat melakukan Panen Kacang Kedelai milik Kelompok Tani Jilikma. (foto:Denny/ Cepos)
WAMENA – Pemda Kabupaten Jayawijaya memastikan jika pengembangan kacang Kedelai di Jayawijaya meskipun komiditi pertanian tersebut baru dikalangan masyarakat namun apabila dikembangkan dengan baik maka bisa memenuii kebutuhan industri pengolangan makanan di wilayah tersebut sehingga tak perlu lagi masok kedelai dari luar Wamena.
Sekda Jayawijaya Thony m Mayor, SPd, MM menyatakan untuk pengolahan Kacang kedelai di Wamena sendiri memiliki pasar, sebab ada beberapa pabrik tempe maupun tahu, yang mana selama inikebutuhan akan kacang kedelai ini masih sering di pasok dari luar Wamena , oleh karena itu perlunya pengolahan kedelai ini terus di kembangkan petani di Wilayah Jayawijaya.
“tempe dan Tahu itu makanan yang selalu kita jumpai dan produksinya juga dilakukan di Jayawijaya oleh karena itu kita dari pemerintah daerah perlu untuk mendorong masyarakat untuk terus mendorong komuditi ini agar tidak perlu lagi di pasok dari luar dan karena bahan baku tempe dan tahu ini ada di Wamena,”ungkapnya sabtu (4/11) di Kampung Tamia Distrik Musatfak Kabupaten Jayawijaya.
Page: 1 2
Petugas berhasil mengamankan barang bukti, antara lain satu jerigen ukuran 35 liter Sopi, 43 botol…
Mereka diberangkatkan dalam rangka melakukan pengamanan guna mengantisipasi terjadinya bentrok susulan yang dilakukan dua kelompok…
Gubernur Papua Pegunungan Dr. (HC)Jhon Tabo, SE, M.B.A menyatakan sebagai DOB yang baru pemerintah sudah…
Nathan mengatakan sejak didirikan pada 2003, IPN yang berlokasi di Kabupaten Mimika telah berkembang menjadi…
Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Mimika sebagai Organisasi Peranngkat Daerah…
Wakapolres Jayawijaya Kompol F.D. Tamaila menyatakan agenda 1 Desember yang menjadi perhatian semua pihak saat…