Categories: PEGUNUNGAN

DP2AD Papua Minta Pelaku Usaha Bantu Pendidikan

Pertemuan Kepala DP2AD Provinsi Papua Christian Sohilait bersama kepala Sekolah SMA/ SMK se-Jayawijaya di Aula SMA Negeri 1 Wamena, Selasa (4/2). ( foto: Denny/ Cepos)

WAMENA-Untuk mengetahui aspirasi dari sekolah  SMA/SMK di berbagai Kabupaten maka Kepala Dinas Pendidikan, Perpustakaan dan Arsip Daerah (DP2AD) Provinsi Papua Christian Sohilait melakukan pertemuan dengan kepala sekolah SMA dan SMK Se Kabupaten Jayawijaya. Dari pertemuan tersebut, Sohilait ingin agar tak hanya pemerintah yang melihat pendidikan namun juga pelaku usaha, industri di Jayawijaya ikut membantu pendidikan.

   Menurutnya, dari hasil pertemuannya dengan kepala SMA dan SMK Se kabupaten Jayawijaya,  dimana SMA ada 13 sekolah dan SMK ada 6 sekolah, keluhanya masih sama menyangkut kelengkapan sarana dan prasarana yang kurang lengkap.

  “Masalah ini saya sudah prediksikan sejak awal, berkaitan dengan kekurangan guru dan mulai masuk berkaitan dengan masalah intelektual,”ungkapnya Senin (3/1) kemarin

  Christian Sohilait  sudah berkomitmen untuk masalah itu menjadi tanggungjawab provinsi dan masalah sarana dan prasarana selalu menjadi masalah yang terus dibicarakan. Itu tidak boleh dan harus diselesaikan, siapa yang akan selesaikan, selain pemerintah seluruh stakeholder yang ada di sekeliling sekolah ini.

  “Saya sudah menjelaskan dalam pertemuan, ada orang-orang di sini yang mencari makan di wilayah Jayawijaya dan mereka wajib membantu pendidikan,” tegasnya.

  Ia mempertanyakan apakah pengusaha, toko, bank, jasa penerbangan dan lainnya yang ada di Jayawijaya ini pernah membantu pendidikan atau tidak, masalah ini harus digarap dengan membuat  pendidikan di daerah dimana tempat usahanya berdiri.

  “Saya akan berbicara dengan TNI jika melakukan TMMD jangan lagi membangun jalan atau  perumahan di kampung, dipindahkan untuk membangun gedung sekolah, ini harus diselesaikan karena Jayawijaya merupakan barometer 8 Kabupaten di Pegunungan Tengah Papua,”bebernya 

  Sohilait juga menyatakan, ketika masalah -masalah klasik ini masih ada jangan harap guru bisa mengajar 8 jam di sekolah, yang mengajar jauh pasti akan berpikir apakah masih ada angkutan dari Distrik Bolakme ke Wamena. Ini yang terjadi, belum lagi guru berpikir perjalanan ke Jayapura untuk mengurus kenaikan pangkat ini kasihan mereka.

  “Saya sedang mengambil seluruh aspirasi dari guru -guru di semua kabupaten yang ada di Papua, dan untuk membuat potret masalah ini dan nantinya bisa diselesaikan dan  saya pikir pendidikan di Papua akan sedikit lebih maju,”tuturnya.

  Di tempat yang sama Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Jayawijaya Walden Hood Sinaga mengakui jika, untuk merecoveri atau melihat sekolah yang kena dampak kerusuhan data itu sudah dan sekarang masuk pada pemulihan. Kebutuhan itu masuk dalam APBD, Bantuan Provinsi dan juga dari pusat, dimana sekolah sekolah yang berdampak ini ada yang rusak berat, sedang dan ringan.

  “Saat ini sudah hampir semua sekolah telah diperbaiki dengan bantuan Pemda Jayawijaya dan swadaya dari sekolah sendiri itu yang kami laporkan kepada Provinsi Papua dalam pertemuan ini,”paparnya. (jo/tri)

newsportal

Share
Published by
newsportal

Recent Posts

Gubernur Papua Tiadakan Penerimaan CPNS

Gubernur menegaskan, keputusan tersebut merupakan kebijakan yang tidak populer, namun harus diambil demi menjaga stabilitas…

16 hours ago

3 Hari Berturut-turut Masyarakat Sipil Diserang

Insiden pertama terjadi pada Senin (27/4), disusul kejadian serupa pada Selasa (28/4) sekitar pukul 11.22…

17 hours ago

Pola Pengamanan di Papua Bakal Dievaluasi

Ia menegaskan, tujuan utama negara adalah melindungi seluruh rakyat Indonesia. Karena itu, pendekatan keamanan tidak…

18 hours ago

Bupati Silih Berganti Kondisi Jalan dan Selokan Tak Pernah Berubah

Hingga hari ini, meski zaman berubah, Pasar Lama Sentani tidak pernah benar-benar sepi. Di setiap…

19 hours ago

Serap Keluhan dan Aspirasi Hakim, Mulai Masalah Pengawasan hingga Kesejahteraan

Pertemuan tersebut dihadiri Ketua Bidang Pengawasan Hakim dan Investigasi KY, Abhan, yang memaparkan materi sekaligus…

20 hours ago

Sanksi Menanti yang Live Saat Jam Kerja

​Langkah ini diambil guna memastikan integritas pelayanan publik tidak terganggu oleh aktivitas pribadi di platform…

20 hours ago